Emiten Bir Bintang bagi dividen final Rp371, total yield sentuh 9,35%

Sabtu, 13 Juni 2026

image

JAKARTA – PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI), emiten produsen Bir Bintang dan Radler, mengumumkan rencana distribusi total dividen senilai Rp561 per lembar atau total Rp1,18 triliun untuk tahun buku 2025.

Angka tersebut termasuk dividen interim Rp190 yang dibayarkan Perseroan pada 12 Desember 2025 lalu, sehingga sisa dividen final yang akan dibayarkan pada 10 Juli 2026 mendatang adalah Rp371 per lembar.

Alokasi dividen juga tercatat naik moderat 3,5%, sejalan dengan laba bersih Perseroan yang tumbuh 3,6% secara tahunan di tahun 2025 menjadi Rp1,18 triliun – ditopang pertumbuhan penjualan 4,7%.

Berdasarkan pada harga MLBI di penutupan perdagangan Jumat (12/6) kemarin di level Rp6.000, maka imbal hasil dividen atau dividend yield total mencapai 9,35%.

Namun, jika hanya memperhitungkan dividen final, maka yield-nya mencapai 6,2%.

Menurut data IDNFinancials, MLBI merupakan salah satu emiten yang konsisten membagikan dividen dengan imbal hasil di atas 8% sejak 2023.

Berikut adalah jadwal pembagian dividen final MLBI untuk tahun buku 2025:

  • Cum dan ex dividen di pasar reguler dan negosiasi: 19 dan 22 Juni 2026
  • Recording date (DPS): 23 Juni 2026
  • Tanggal pembayaran: 10 Juli 2026

Heineken International B.V. tercatat masih menguasai 89,32% saham MLBI per akhir Mei 2026, sehingga diproyeksi akan meraup dividen Rp698,2 miliar pada Juli mendatang – atau total dividen Rp1,1 triliun.

Sebagai catatan, MLBI mencatatkan pertumbuhan penjualan 13% pada kuartal I 2026, serta laba usaha naik 16%. Perseroan mengatribusikan pertumbuhan ini kepada pertumbuhan volume, strategi harga yang efektif, serta kinerja portofolo yang kuat.

“Kami terus fokus memperkuat portofolio merek, memperluas jangkauan konsumen, serta menjaga disiplin operasional untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujar Roland Bala, Presiden Direktur MLBI, dalam siaran resmi yang diterima IDNFinancials, Kamis (11/6).

Sebelumnya, IDNFinancials melaporkan langkah awal rangkaian ekspor MLBI ke kawasan Australia, dengan mengapalkan 6 kontainer Bintang Radler kaleng.

Kontribusi ekspor terhadap total pendapatan Perseroan pun masih stagnan di level 0,3% pada akhir Maret 2026. Namun, MLBI mencatatkan pendapatan dari ekspor melonjak 27,9% secara tahunan pada periode tersebut. (ZH)