CEO Chevron Mike Wirth: Investasi di Timur Tengah kini menarik

Senin, 15 Juni 2026

image

JAKARTA - Chevron terus menjajaki peluang investasi baru di Timur Tengah dan membuka kemungkinan untuk meningkatkan eksposur bisnisnya di kawasan tersebut dalam beberapa tahun mendatang.

Chief Executive Officer (CEO) Chevron, Mike Wirth, mengatakan kondisi investasi di Timur Tengah kini lebih menarik dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

Menurut dia, sejumlah negara produsen energi mulai menawarkan skema kerja sama yang memberikan keseimbangan imbal hasil yang lebih baik bagi investor.

Saat ini, Timur Tengah menyumbang sekitar 5% dari total produksi minyak dan gas Chevron secara global. Porsi tersebut masih lebih rendah dibandingkan sejumlah perusahaan migas internasional lain yang memiliki ketergantungan lebih besar terhadap kawasan tersebut.

"Negara-negara di sana bersedia terlibat dalam negosiasi yang menawarkan apa yang kami anggap sebagai keseimbangan keuntungan yang adil bagi investor. Jadi, kami telah membuat beberapa kesepakatan di sana selama satu atau dua tahun terakhir dan sedang berdiskusi dengan negara-negara lain," seperti dikutip Reuters.

Wirth mengatakan Chevron telah menuntaskan sejumlah kesepakatan di Timur Tengah dalam satu hingga dua tahun terakhir dan saat ini masih melakukan pembicaraan dengan sejumlah pihak terkait peluang investasi baru.

Sebelumnya, Wirth juga menyatakan konflik di Timur Tengah berpotensi membawa perubahan jangka panjang terhadap sistem energi global. Menurutnya, gangguan pasokan yang terjadi saat ini dapat memengaruhi pola perdagangan energi dan strategi investasi perusahaan migas dalam beberapa tahun ke depan.(DH)