Ubah strategi tak fokus mobil listrik, Honda Jepang merugi

Senin, 15 Juni 2026

image

TOKYO - Honda mengungkapkan bahwa keputusan untuk mengurangi fokus pada kendaraan listrik (electric vehicle/EV) menyebabkan perusahaan menanggung biaya hingga puluhan miliar dolar Australia dan membukukan kerugian tahunan untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade.

Dikutip dari drive.com.au, Honda mencatat rugi bersih sebesar 423,9 miliar yen Jepang pada tahun fiskal terakhir setelah menanggung biaya besar yang terkait dengan perubahan strategi kendaraan listriknya.

Meski membukukan kerugian, Honda memperkirakan dapat kembali mencetak laba seiring pergeseran fokus ke kendaraan hibrida dan pengurangan investasi di segmen EV.

Produsen otomotif asal Jepang tersebut menargetkan laba operasional konsolidasi mencapai rekor 1,4 triliun yen pada tahun fiskal yang berakhir 31 Maret 2029.

Pada Maret lalu, Honda mengungkapkan bahwa perubahan strategi dari kendaraan listrik ke kendaraan hibrida berpotensi menimbulkan biaya hingga 2,5 triliun yen.

Sebagian besar beban tersebut tampaknya telah dibukukan dalam waktu relatif singkat.

Kerugian Honda pada tahun fiskal terakhir mencakup dampak negatif sebesar 1,58 triliun yen yang dikategorikan sebagai kerugian terkait bisnis kendaraan listrik.

Selain itu, perusahaan juga memperkirakan dampak negatif tambahan sebesar 500 miliar yen pada tahun fiskal 2027 yang masih berkaitan dengan penyesuaian strategi EV. (ARF)