KIJA lunasi utang Rp3,29 triliun lebih cepat dari jadwal

Senin, 15 Juni 2026

image

JAKARTA - PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) melunasi seluruh pinjaman Senior Notes senilai US$185,86 juta atau setara Rp3,29 triliun (kurs Rp17.698,50 per dolar AS) yang semula dijadwalkan jatuh tempo pada Desember 2027.

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI (14/6), pelunasan utang tersebut telah diselesaikan pada 12 Juni 2026 setelah perseroan memperoleh fasilitas pembiayaan jangka panjang baru dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). Sebelumnya KIJA telah mengumumkan fasilitas pendanaan tersebut pada 14 Mei 2026.

"Dengan penyelesaian transaksi tersebut, KIJA menuntaskan proses refinancing Senior Notes lebih dari 18 bulan lebih awal dibandingkan jadwal jatuh tempo awal," tulis manajemen.

Manajemen menilai pelunasan Senior Notes tersebut akan memberikan dampak positif terhadap kondisi keuangan dan kegiatan operasional perseroan ke depan.

Di sisi lain, KIJA terus memperluas bisnis infrastruktur untuk mendukung aktivitas kawasan industrinya. Pada Februari 2026, perseroan melalui anak usaha PT Likuid Nusantara Gas (LNG) meresmikan operasional pabrik mini liquefied natural gas (LNG) di Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER), Jawa Timur.

Proyek senilai US$16,9 juta tersebut ditujukan untuk memperkuat pasokan energi bagi tenant industri sekaligus mendukung pengembangan kawasan industri perseroan. Fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi awal 2,5 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD) dan ditargetkan meningkat menjadi 4 MMSCFD pada 2027.(DH)