EMAS gaet Glencore hingga Ping An lewat diskon dual listing di HKEX
Rabu, 17 Juni 2026
JAKARTA - PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menarik sejumlah investor global, yang berminta menjadi cornerstone investors dalam penawaran Hong Kong Depositary Receipts (HDR) perseroan di Bursa Efek Hong Kong (HKEX).
Berdasarkan prospektus yang didaftarkan di HKEX pada Rabu (17/6), EMAS menawarkan sebanyak 89,67 juta HDR yang mewakili 896,69 juta saham perseroan dengan harga maksimum HK$26,6 per HDR. Berdasarkan penjelasan manajemen, 1 HDR mewakili 10 lembar saham EMAS.
Mengacu kurs HKD/IDR yang ditampilkan Bloomberg di Rp2.266,07/HK$ hari ini, harga maksimum penawaran HDR sekitar Rp60.277 atau setara Rp6.028 per lembar saham EMAS. Valuasi ini sekitar 14% lebih rendah dari harga saham EMAS di Bursa Efek Indonesia (BEI), yang berada di level Rp7.000 per lembar pada Senin (15/6).
Penawaran HDR EMAS pun telah menarik minat sejumlah investor global yang terlibat menjadi cornerstone investors, atau institusi yang telah menyepakati pembelian HDR sebelum proses penawaran saham selesai, dengan tunduk pada aturan lock-up saham untuk periode tertentu setelah proses pencatatan.
Prospektus yang disampaikan mencatat 11 nama investor yang menyatakan komitmen mereka.
Beberapa di antaranya adalah Ping An Asset Management, Glencore International AG, Mercuria Holdings (Singapore), Trafigura, Intera Mining Investment Limited milik JCHX Mining, GF Fund, CNGR Hong Kong Material Science & Technology, Orix melalui Eurus Holdings, Wind Sabre Fund, Dymon Asia Multi-Strategy Investment Master Fund (DAMSIMF), serta Wanguo Gold Group Limited.
Manajemen EMAS menambahkan bahwa seluruh HDR yang ditawarkan berasal dari saham-saham milik investor eksisting perseroan.
“Oleh karena itu, kami sama sekali tidak akan menerima dana dari aksi korporasi ini. Seluruh hasil bersih penawaran global akan sepenuhnya menjadi hak pemegang saham penjual,” jelas Manajemen EMAS, dalam prospektus.
Adapun 11 pemegang saham EMAS yang melepas sahamnya dalam aksi korporasi ini adalah PT Nusantara Indah Cemerlang, Continuum SPC, PT Nugraha Eka Kencana, PT Bintang Delapan Harmoni, Edi Permadi, GEM Hong Kong International Co., Limited, PT Deze Trading Indonesia, Alexander Ramlie, PT Unitras Kapital Indonesia, Sherman Mineral Trading, serta Hardi Wijaya Liong.
Penawaran HDR EMAS di HKEX dijadwalkan berlangsung hingga 24 Juni 2026. Sementara penetapan harga final dijadwalkan pada 24 Juni 2026 dan perdagangan HDR pada 26 Juni 2026. (KR)