China permudah aturan pendanaan perusahaan AI skala besar
Kamis, 18 Juni 2026
JAKARTA - China mempercepat dukungan terhadap perusahaan teknologi strategis dengan membuka jalan lebih luas bagi startup sektor kecerdasan buatan (AI), komputasi kuantum, fusi nuklir, dan antarmuka otak-komputer untuk melantai di bursa.
Seperti dikutip Reuters, langkah tersebut diumumkan otoritas pasar modal dan Bursa Efek Shanghai pada Rabu, seiring upaya Beijing memperkuat pendanaan inovasi teknologi di tengah persaingan yang semakin ketat dengan Amerika Serikat.
Bursa Efek Shanghai juga menerbitkan aturan baru yang mempermudah perusahaan pengembang model AI berskala besar melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) di STAR Market, papan bursa yang berfokus pada perusahaan teknologi dan inovasi.
Kebijakan tersebut muncul setelah regulator pasar modal China menyatakan akan secara aktif mendukung gelombang baru revolusi teknologi dan transformasi industri.
"Gelombang baru revolusi teknologi, yang dipimpin oleh AI, sedang diintegrasikan ke dalam produksi dan kehidupan sehari-hari dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata Ketua Komisi Regulasi Sekuritas China (CSRC) Wu Qing dalam sebuah forum di Shanghai.
"Pasar modal utama di seluruh dunia mempercepat reformasi untuk beradaptasi lebih baik dengan kebutuhan inovasi dan meraih posisi terdepan."
Beijing dalam beberapa tahun terakhir meningkatkan upaya mengarahkan aliran modal ke sektor teknologi yang menjadi salah satu arena utama persaingan ekonomi dan teknologi dengan Washington.
Bursa Shanghai menyatakan dukungan terhadap perusahaan di sektor industri masa depan merupakan bagian penting dari agenda pembangunan ekonomi China berikutnya. Sektor yang menjadi prioritas meliputi energi hidrogen, biomedis, robotika, teknologi kuantum, hingga fusi nuklir.
Selain itu, perusahaan pengembang model AI tahap awal juga akan memperoleh akses lebih besar ke pasar modal untuk membiayai kebutuhan riset dan pengembangan yang membutuhkan investasi jangka panjang.
Aturan yang mulai berlaku segera itu menjelaskan mekanisme bagi perusahaan AI untuk memanfaatkan standar pencatatan khusus di STAR Market. Skema tersebut memungkinkan perusahaan teknologi strategis yang belum membukukan laba tetap dapat mengakses pasar saham.
Wu mengatakan regulator juga akan mendorong lebih banyak modal jangka panjang masuk ke investasi ekuitas guna mendukung pengembangan teknologi nasional.
Sebelumnya, CSRC telah meluncurkan berbagai reformasi pasar modal untuk mempermudah perusahaan teknologi inovatif, termasuk produsen chip AI dan pengembang roket, memperoleh pendanaan melalui pasar saham.
Sejumlah perusahaan teknologi lokal kini bersiap melantai di bursa domestik, termasuk produsen chip memori ChangXin Memory Technologies dan perusahaan robotika Unitree Robotics.(DH)