Komunitas kripto ragukan klaim kekayaan Manuel Ardoni dari bitcoin

Kamis, 18 Juni 2026

image

JAKARTA - Penjelasan Kepala Kabinet Argentina, Manuel Adorni, mengenai sumber kekayaannya memicu keraguan di kalangan komunitas kripto negara tersebut dan menambah tekanan terhadap pemerintahan Presiden, Javier Milei yang tengah menghadapi serangkaian tuduhan korupsi.

Seperti dikutip Bloomberg, Adorni, salah satu orang kepercayaan terdekat Milei, mengklaim gaya hidup mewah yang kini menjadi sorotan berasal dari investasi bitcoin yang dilakukannya lebih dari satu dekade lalu. Ia mengatakan menginvestasikan sekitar US$200.000 ke Bitcoin pada periode 2013 hingga 2018 dan memperoleh keuntungan sekitar US$300.000.

Dengan kata lain, Adorni mengaku menempatkan hampir seluruh kekayaannya saat itu pada aset kripto yang masih sangat spekulatif dan keluar dengan total nilai investasi sekitar US$500.000.

Sejumlah tokoh kripto Argentina mengaku tidak pernah mengenal Adorni sebagai pelaku aktif di ekosistem Bitcoin, meski nilai investasi yang diklaim tergolong besar untuk ukuran pasar kripto Argentina pada masa itu.

“Saya tidak mengenalnya sebagai seorang bitcoiner dan saya belum pernah melihatnya di acara kripto,” kata Ricardo Mihura, yang memimpin organisasi Bitcoin Argentina sejak 2016.

“Tidak ada yang mengenalnya sebagai seorang bitcoiner, bahkan dari jarak jauh sekalipun,” ujar Nicole Connor, pemimpin organisasi Women in Crypto Argentina, yang menyebut klaim Adorni sebagai sesuatu yang tidak konsisten.

Kontroversi tersebut muncul ketika Adorni menghadapi pertanyaan mengenai sumber pendanaan sejumlah aset dan perjalanan pribadinya. Sorotan meningkat sejak istrinya ikut terbang menggunakan pesawat kepresidenan dalam agenda "Argentina Week" di New York pada Maret lalu, meski tidak memiliki jabatan di pemerintahan.

Beberapa hari kemudian, rekaman video yang memperlihatkan Adorni berlibur menggunakan jet pribadi bersama keluarganya juga beredar luas.

Sejak saat itu, ia mendapat tekanan untuk menjelaskan sumber pembiayaan perjalanan tersebut, termasuk pembayaran hipotek apartemen dan rumah akhir pekannya di luar Buenos Aires.

Menurut survei LatAm Pulse yang dilakukan AtlasIntel untuk Bloomberg News, isu korupsi menjadi perhatian utama publik Argentina, sementara tingkat persetujuan terhadap Milei berada di dekat level terendah selama masa kepresidenannya.

Adorni sendiri tidak memiliki latar belakang sebagai investor profesional maupun politisi sebelum bergabung dengan pemerintahan Milei. Ia memulai karier politik sebagai juru bicara presiden pada 2023 sebelum diangkat menjadi Kepala Kabinet tahun lalu.

Keraguan terhadap versinya semakin besar setelah sejumlah pernyataan lama kembali muncul ke publik. Selama berbulan-bulan Adorni menegaskan dirinya tidak melakukan pelanggaran hukum, namun kemudian mengakui pernah membeli dolar AS di pasar gelap Argentina, aktivitas yang secara teknis melanggar aturan meski lazim dilakukan masyarakat setempat.

Video lain dari tahun 2020 juga memperlihatkan Adorni mengaku tidak terlalu memahami aset kripto dan  “tidak terlalu terlibat” di industri tersebut.

Bagi pelaku industri kripto Argentina, klaim bahwa seseorang menginvestasikan seluruh tabungannya ke Bitcoin pada masa awal perkembangan industri tanpa dikenal dalam komunitas dinilai sulit diterima.

Saat itu, komunitas Bitcoin Argentina masih relatif kecil dan aktif menggelar pertemuan, konferensi, serta diskusi publik. Banyak pelaku lama industri mengaku tidak pernah melihat Adorni dalam berbagai kegiatan tersebut.

Selain itu, pasar kripto Argentina pada periode tersebut masih memiliki likuiditas terbatas dan belum didukung infrastruktur perdagangan yang berkembang seperti saat ini.

Para pelaku industri menilai pembelian Bitcoin senilai US$200.000 oleh individu perorangan akan menjadi transaksi yang tidak lazim dan cukup rumit dilakukan.

“Dia sepertinya bukan orang yang mengerti kripto. Dia mengucapkan Bitcoin dengan aneh dan dia mempertaruhkan seluruh tabungan hidupnya ke dalamnya? Itu membuat saya curiga,” kata Sebastián Serrano, pendiri perusahaan kripto Ripio.

“Anda tidak mempertaruhkan seluruh tabungan hidup Anda pada sesuatu yang tidak Anda mengerti.” Investor kripto Argentina Santiago Siri juga mempertanyakan klaim tersebut.

“Tidak ada yang mempertaruhkan seluruh tabungan mereka dalam taruhan Bitcoin habis-habisan,” kata Siri dalam sebuah podcast yang disiarkan media Infobae.

“Sepertinya semuanya hanya lelucon.”(DH)