Michael Burry: Pendanaan US$60 miliar tak cukup menyelamatkan OpenAI

Selasa, 09 Desember 2025

image

WASHINGTON - Michael Burry kembali melontarkan serangkaian komentar tajam di media sosial sepanjang akhir pekan, menanggapi para pengkritiknya sekaligus menyerang euforia teknologi yang mendominasi pasar saham.Investor “The Big Short” itu, yang baru meluncurkan Substack pribadi, juga mengulangi pandangannya bahwa ledakan AI berpotensi berujung masalah, terutama bagi pemain terbesar di sektor tersebut.“OpenAI adalah Netscape berikutnya, menuju kehancuran dan berdarah-darah secara finansial,” tulis Burry pada Jumat malam, menanggapi unggahan CEO Salesforce Marc Benioff mengenai model bahasa besar (Large Language Model/LLM).Seperti diketahui, Netscape, yang pernah menjadi peramban web paling populer di dunia, menjadi simbol kebangkitan sekaligus kejatuhan era dot-com pada 1990-an.Dilansir businessinsider.com, Burry menuding Microsoft berusaha menjaga OpenAI tetap hidup sambil menahannya di luar neraca dan mentedot 'IP'-nya.

[[ IP yang dimaksud Burry adalah aset OpenAI berupa model AI, algoritma, data, teknik training, kode, atau teknologi inti lainnya ]]

Ia mempertanyakan mengapa OpenAI terus mendapatkan pendanaan besar, seraya menilai industri ini membutuhkan IPO senilai US$500 miliar.Menurutnya, bahkan penggalangan dana US$60 miliar pun “tidak akan cukup” untuk menutup kebutuhan kas perusahaan tersebut.Komentar terbaru ini muncul setelah Burry mengkritik pemain besar AI lainnya. Bulan lalu, ia mengungkap posisi short terhadap Nvidia, memicu memo internal perusahaan yang membela diri dari klaim Burry.Pada Minggu, ia kembali menantang publik untuk memberikan bukti berupa foto bahwa GPU Nvidia menumpuk di gudang-gudang, baik di AS maupun luar negeri.Burry juga memanfaatkan rangkaian unggahannya untuk membalas para pengkritiknya.Ia menautkan artikel lama yang menunjukkan prediksinya mengenai jatuhnya saham meme serta peringatannya soal inflasi pada 2021, setahun sebelum pasar terkoreksi dan inflasi AS mencapai puncaknya di sekitar 9%.Ia turut mengunggah tangkapan layar dari postingannya pada Maret 2023 yang menyebut bahwa krisis perbankan regional bisa selesai dengan sangat cepat.Ia menegaskan bahwa rekam jejak prediksinya telah terbukti benar oleh peristiwa yang terjadi kemudian.“Melihat kembali posisi short lima hingga sepuluh tahun kemudian itu tidak masuk akal. Tidak ada short seller yang menahan posisi selama itu,” ujarnya.Setelah lama absen dari media sosial, Burry kini kembali aktif dan menggencarkan pandangan bearish-nya melalui Substack yang baru ia luncurkan. (DK)