Tesla kejar raih izin FSD di tengah insiden EV tercebur kolam renang
Jumat, 19 Juni 2026
AMSTERDAM - Tesla menghadapi sorotan di dua wilayah berbeda, mulai dari proses persetujuan sistem Full Self-Driving (FSD) di Eropa hingga insiden kendaraan yang masuk ke kolam renang di Connecticut, Amerika Serikat.
Dikutip dari Reuters, produsen kendaraan listrik tersebut menggunakan data keselamatan yang dipublikasikan sendiri untuk mendukung upaya memperoleh persetujuan FSD di Eropa.
Reuters sebelumnya melaporkan bahwa CEO Tesla, Elon Musk, dan sejumlah petinggi perusahaan kerap mengutip data yang diklaim menunjukkan FSD hingga 10 kali lebih aman dibandingkan dengan pengemudi manusia.
Namun, hasil penelusuran Reuters menemukan sejumlah perbandingan data yang dinilai tidak valid dan berpotensi melebih-lebihkan pada klaim keselamatan tersebut.
Dokumen yang diperoleh Reuters menunjukkan Tesla menyampaikan data tersebut kepada regulator Belanda RDW saat memulai proses persetujuan FSD pada akhir 2024.
Dalam surat yang dikirim pada November 2024, Tesla menyatakan bahwa penggunaan FSD yang lebih luas dapat meningkatkan keselamatan di jalan raya.
Setelah lebih dari satu tahun pengujian dan diskusi dengan Tesla, RDW (Netherlands Vehicle Authority) pada April lalu menyetujui penggunaan FSD di Belanda. Regulator tersebut kini mengupayakan persetujuan sistem FSD di tingkat Uni Eropa.
RDW mengatakan keputusan tersebut tidak didasarkan pada materi pemasaran maupun statistik eksternal, melainkan melalui pengujian, analisis, dan verifikasi independen.
Tak lama setelah persetujuan di Belanda, perwakilan kebijakan Tesla, Ivan Komusanac, juga menghubungi regulator Swedia untuk mengajukan persetujuan serupa dengan menyertakan presentasi yang menampilkan mengenai klaim keselamatan FSD.
Tesla belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar Reuters terkait temuan tersebut.
Tercebur Kolam Renang
Di tengah upaya memperluas penggunaan FSD di Eropa, Tesla juga menjadi sorotan di Amerika Serikat setelah salah satu kendaraannya masuk ke kolam renang umum di Waveny Park, Connecticut, pada Selasa (16/6).
Seperti dikutip Yahoo News, pengemudi sedang berusaha memarkir kendaraannya di dekat area kolam renang. Namun, ia secara tidak sengaja menginjak pedal akselerasi sehingga kendaraan melaju menembus pepohonan dan pagar sebelum akhirnya masuk ke dalam kolam.
Sejumlah penjaga kolam dan petugas kepolisian setempat memberikan pertolongan pertama kepada pengemudi sebelum mengevakuasinya dari dalam kendaraan. Pengemudi yang merupakan satu-satunya orang di dalam mobil kemudian dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Otoritas setempat menyatakan tidak ada korban terluka dalam insiden tersebut.
Setelah proses evakuasi selesai, kendaraan berhasil diangkat dari kolam menggunakan truk derek. Petugas juga memastikan baterai kendaraan tidak mengalami kerusakan parah dan tidak memicu kebakaran.
Otoritas tidak menyebut insiden tersebut terkait dengan sistem bantuan mengemudi Tesla. Pengemudi dilaporkan salah menginjak pedal saat hendak memarkir kendaraan. (ARF)