JPMorgan stop Claude di Hong Kong di tengah tekanan regulasi AI

Jumat, 19 Juni 2026

image

JAKARTA - JPMorgan Chase menghentikan akses karyawan di Hong Kong terhadap model kecerdasan buatan milik Anthropic, Claude, di tengah meningkatnya pengawasan penggunaan teknologi AI di luar Amerika Serikat.

Mengutip laporan Financial Times, keputusan tersebut diambil setelah ketentuan lisensi Anthropic dalam perjanjian dengan JPMorgan memicu peninjauan internal terhadap daftar model AI yang diizinkan digunakan karyawan di pusat keuangan Asia tersebut.

Langkah ini membuat JPMorgan menghapus model Claude dari daftar pilihan large language model (LLM) yang tersedia bagi karyawan di Hong Kong.

Seperti dikutip Reuters, sebelumnya, Goldman Sachs juga mengambil langkah serupa pada April dengan mencabut akses Claude dari daftar alat yang dapat digunakan banker mereka di Hong Kong.

JPMorgan dan Anthropic belum memberikan komentar atas laporan tersebut. Reuters juga belum dapat memverifikasi informasi itu secara independen.

Pembatasan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan China terkait teknologi AI, keamanan data, serta akses terhadap komputasi canggih.

Meski model AI dari perusahaan AS tidak tersedia di China daratan, Hong Kong masih menjadi pasar yang memungkinkan penggunaan sejumlah model dengan pembatasan tertentu dari perusahaan teknologi Amerika.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick meminta Anthropic untuk menghentikan ekspor model AI Mythos dan Fable ke seluruh negara dan warga asing, dengan alasan potensi penggunaan oleh pihak militer di China, Rusia, dan negara lain yang dianggap berisiko.

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa negosiasi dengan Anthropic sejauh ini berjalan baik.

"Negosiasi dengan Anthropic berjalan lancar."(DH)