Asing gencar jual saham emiten Tommy Soeharto kala IHSG turun 0,44%

Selasa, 09 Desember 2025

image

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sesi pertama di zona merah, dengan penurunan 0,44% atau 38,72 poin ke level 8.671,97.

Sejak pembukaan perdagangan, IHSG bergerak di rentang tertinggi 8.743,21 dan terendah di 8.749,26.

Nilai total transaksi di seluruh pasar mencapai Rp13,39 triliun, yang melibatkan 32,29 miliar lembar saham.

Di tengah pelemahan IHSG, aksi jual investor asing mendominasi dan mencatatkan net sell atau penjualan bersih Rp359 miliar. Namun berdasarkan volume saham, investor asing mencatatkan net buy atau pembelian bersih 558 juta lembar.

Saham-saham yang mencatatkan volume net foreign buy tertinggi adalah PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA), dan PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP).

Sementara aksi jual asing paling signifikan terjadi pada saham PT GTS Internasional Tbk (GTSI), PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH).

Berikut ini rincian lima saham dengan net foreign buy dan net foreign sell terbesar:

Top 5 Net Foreign Buy

  1. BUMI – 789.746.200 saham
  2. DEWA – 553.803.600 saham
  3. GOTO – 87.099.234 saham
  4. KIJA – 44.654.400 saham
  5. BBKP – 22.181.300 saham

Top 5 Net Foreign Sell

  1. GTSI – 50.450.500 saham
  2. HUMI – 45.146.500 saham
  3. BKSL – 44.384.500 saham
  4. BRMS – 36.406.900 saham
  5. DOOH – 35.126.700 saham

Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 210 saham mencatat kenaikan harga pada sesi pertama. Sebanyak 404 saham melemah dan 171 saham stagnan. (KR)