IHSG turun 0,73% di sesi I, dana asing keluar Rp1,4 triliun

Jumat, 19 Juni 2026

image

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,73% ke level 6.127,32 pada perdagangan sesi pertama, setelah sempat dibuka menguat sekitar 0,69%saat pembukaan dan menyentuh level tertinggi di 6.215,32.

Total transaksi di pasar saham mencapai Rp8,24 triliun, yang melibatkan perdagangan 13,85 miliar lembar saham. Sebanyak 355 saham bergerak melemah, sementara 297 saham menguat dan 152 lainnya stagnan.

Hampir seluruh indeks sektoral terpantau melemah, dengan penurunan paling dalam pada sektor kesehatan yang mencapai 2,43%. Sektor konsumer nonsiklikal jadi satu-satunya yang bertahan, meskipun hanya menguat 0,12%.

Tiga saham dengan nilai transaksi tertinggi yaitu PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebesar Rp996,32 miliar, disusul PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp947,8 miliar, dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp568,44 miliar.

Namun ketiganya mencatat kinerja saham yang berbeda. Harga saham TPIA turun 3,30%, sedangkan BBCA naik 1,65% dan DSSA naik 3,21%.

Menghadapi pelemahan IHSG pada sesi pertama, investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) sebesar Rp1,40 triliun. Saham TPIA mencatat net sell terbesar, sedangkan BBCA membukukan net buy terbesar.

Berikut rincian daftar Top 5 Net Foreign Sell dan Net Foreign Buy pada sesi I:

Top 5 Net Foreign Sell

  1. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) — Rp196,36 miliar
  2. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) — Rp178,55 miliar
  3. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) — Rp160,26 miliar
  4. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) — Rp136,90 miliar
  5. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) — Rp94,56 miliar

Top 5 Net Foreign Buy

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) — Rp80,24 miliar
  2. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) — Rp27,02 miliar
  3. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) — Rp8,47 miliar
  4. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) — Rp5,43 miliar
  5. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) — Rp3,39 miliar

(KR)