Tiga Direktur MDKA mundur, mantan direktur ANJT jadi calon pengganti

Jumat, 19 Juni 2026

image

JAKARTA – PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), emiten tambang mineral Merdeka Group, menyatakan telah menerima surat pengunduran diri tiga anggota dewan direksinya, pada Rabu (17/6).

Ketiganya adalah:

  • David Thomas Fowler,
  • Jason Laurence Greive, dan
  • Chrisanthus Supriyo.

“Permohonan pengunduran diri anggota Direksi tersebut akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan (RUPS) dan akan berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan RUPS,” tulis Jessica J., Corporate Secretary MDKA, dalam keterangan resmi.

Ketiganya memiliki masa jabatan bervariasi. Jason Laurence Greive – warga negara Australia – baru ditunjuk menjadi Direktur MDKA pada Juni 2025 lalu; sedangkan Chrisanthus Supriyo telah menjabat dari tahun 2022.

David Thomas Fowler, yang juga merupakan warga negara Australia, bahkan tercatat telah mengemban posisi direktur sejak tahun 2014.

Mengacu pada laman resmi MDKA, Perseroan telah mengajukan tiga calon direktur pengganti. Mereka adalah:

  • Mirdal Vismara Timoer
  • Mohammad Fitriyansyah
  • M.P. Riyadi Effendy

Mirdal Timoer dan Riyadi Effendy merupakan dua sosok yang tak asing di Merdeka Copper Gold Group. Mirdal telah bergabung dengan MDKA sejak 2018, sedangkan Riyadi Effendy aktif di MDKA sejak 2022.

Mirdal kini menjabat sebagai Deputy Group CFO Merdeka Group sejak tahun 2025, sedangkan Riyadi Effendy mengemban tugas sebagai Chief of Business Improvement Merdeka Copper Gold Group serta direktur di berbagai anak usaha MDKA.

Sementara itu, Mohammad Fitriyansyah memiliki latar belakang yang agak berbeda, yaitu agribisnis. Ia merupakan mantan Direktur PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) yang mundur pada akhir kuartal I 2025 lalu pascaakuisisi oleh First Resources milik Keluarga Fangiono.

Sebagai catatan, MDKA telah menjadwalkan RUPS pada 23 Juni 2026 mendatang – setelah sempat mundur dari jadwal sebelumnya yaitu 11 Juni 2026. (ZH)