Review MSCI direspons positif, IHSG berbalik menguat 0,08%

Jumat, 19 Juni 2026

image

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,08% ke 6.177,14 pada perdagangan terakhir pekan ini, setelah sempat terkoreksi hampir 0,9% pada sesi pertama dan menyentuh level terendah di 6.117,31.

Nilai transaksi di pasar saham mencapai Rp26,52 triliun, melibatkan perdagangan 32,4 miliar lembar saham. Sebanyak 324 saham mencatat kenaikan harga, sementara 342 saham melemah dan 149 lainnya stagnan.

Saham-saham terkait dengan indeks MSCI mencatat nilai transaksi tertinggi. PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA) mencatatkan transaksi Rp2,51 triliun, meskipun telah keluar dari indeks MSCI pada akhir Mei 2026.

Berikutnya disusul oleh PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp2,29 triliun, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Rp1,64 triliun, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Rp1,51 triliun.

Namun keempat saham ini mencatat kinerja berbeda. Harga saham DSSA melesat 8,97% dan BBCA naik 3,70%, sementara BMRI turun 3,58% dan BBRI 1,01%.

Enam dari indeks sektoral terpantau melemah, dengan penurunan paling dalam pada sektor properti 1,86%. Sedangkan sektor infrastruktur paling unggul, dengan kenaikan 1,61%.

Analis Phintraco Sekuritas menilai pergerakan IHSG Jumat ini sesuai perkiraan sebelumnya, di mana indeks cenderung bergerak di area konsolidasi meskipun investor bereaksi positif terhadap pengumuman terbaru MSCI.

“Secara teknikal, IHSG diperkirakan berpotensi masih bergerak sideways pada kisaran 6.100-6.250,” jelas analis Phintraco, dalam catatan yang disampaikan kepada investor.

Dari kawasan emerging market Asia Pasifik, sejumlah indeks saham cenderung melemah, dengan penurunan paling dalam pada Hang Seng yang mencapai 1,59%. (KR)