Warsh hawkish, sentimen ke bitcoin dan ethereum memburuk

Sabtu, 20 Juni 2026

image

JAKARTA - Sentimen terhadap bitcoin dan ethereum semakin memburuk setelah Ketua Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh menyampaikan nada kebijakan yang lebih hawkish dalam rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pertamanya.

Meski bank sentral AS memutuskan mempertahankan suku bunga acuan, pasar kini menilai peluang pemangkasan suku bunga pada tahun ini semakin kecil. Di platform prediksi Polymarket, probabilitas tidak adanya pemangkasan suku bunga sepanjang 2026 mencapai sekitar 80%.

Sementara itu, data CME FedWatch menunjukkan pelaku pasar justru mulai memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun.

Seperti dikutip Finance.Yahoo, tekanan tersebut mendorong pelemahan harga aset kripto utama. Dalam 24 jam terakhir, bitcoin turun sekitar 5% ke level US$62.499, sementara ethereum melemah dengan persentase serupa ke US$1.682.

Peluang Bitcoin turun ke level US$55.000 kini meningkat lebih dari 10% dalam sehari terakhir. Pelaku pasar saat ini memberikan probabilitas hampir 72% bahwa Bitcoin akan menyentuh level tersebut sebelum mampu rebound menuju US$84.000.

Meski demikian, sejumlah analis masih melihat peluang akumulasi pada level harga saat ini.

"Jendela masuk bernilai tinggi," kata analis Bitfire Research dalam keterangannya kepada Decrypt.

Ethereum Hadapi Tekanan 

Sentimen negatif terlihat lebih kuat pada ethereum. Pelaku pasar kini menilai peluang ethereum turun ke US$1.500 jauh lebih besar dibandingkan peluang reli menuju US$3.000.

Probabilitas ethereum menyentuh level US$1.500 saat ini mencapai sekitar 83%, meningkat sekitar 4% dalam 24 jam terakhir dan melonjak lebih dari 23% dibandingkan sebulan sebelumnya.

Dengan harga saat ini berada hanya sekitar 12% di atas level US$1.500, pasar menilai risiko penurunan jangka pendek lebih realistis dibandingkan skenario kenaikan menuju US$3.000 yang membutuhkan lonjakan sekitar 78%.(DH)