Singapura lewati Swiss jadi negara paling kompetitif di dunia

Sabtu, 20 Juni 2026

image

ZURICH - Swiss kehilangan posisinya sebagai negara dengan tingkat daya saing ekonomi tertinggi di dunia setelah disalip Singapura dalam peringkat terbaru yang dirilis oleh IMD Business School.

Dikutip dari Reuters, Swiss turun ke peringkat ketiga dalam laporan World Competitiveness Ranking 2026 yang menilai kinerja ekonomi, efisiensi pemerintah, efisiensi bisnis, serta kualitas infrastruktur di 70 negara.

Singapura menempati posisi pertama, disusul Hong Kong di peringkat kedua. Taiwan dan Uni Emirat Arab masing-masing berada di posisi keempat dan kelima.

Sementara itu, Amerika Serikat menempati peringkat ke-10 dan Venezuela berada di posisi terbawah.

Profesor IMD, Arturo Bris, mengatakan penurunan peringkat Swiss disebabkan karena  melemahnya kinerja ekonomi akibat tingginya tarif impor Amerika Serikat serta menurunnya investasi asing langsung pada tahun lalu.

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump sempat memberlakukan tarif impor tertinggi di Eropa terhadap Swiss sebelum kedua negara mencapai kesepakatan pada November tahun lalu.

Laporan tersebut menilai sistem pemerintahan Swiss yang berbasis konsensus membuat pengambilan keputusan saat krisis cenderung lebih lambat. Di saat yang sama, meningkatnya proteksionisme dan pelemahan globalisasi turut menekan daya saing negara tersebut.

Bris menilai negara-negara kecil yang tidak tergabung dalam blok perdagangan besar menjadi pihak yang paling rentan menghadapi perubahan lanskap ekonomi global saat ini.

"Dalam kondisi global saat ini, ketika kepastian hukum mengalami kemunduran, Swiss memiliki ruang perlindungan yang terbatas sebagai negara berukuran kecil," ujarnya.

Meski kehilangan posisi di puncak, Swiss masih mencatatkan skor tinggi dalam aspek efisiensi pemerintahan dan kualitas infrastruktur.

Kepala Urusan Ekonomi Luar Negeri Kementerian Ekonomi Swiss, Ivo Germann, mengatakan negaranya tetap memiliki tingkat daya saing yang kuat di tengah tantangan global. (ARF)