Iran ancam tutup Selat Hormuz lagi
Minggu, 21 Juni 2026
JAKARTA – Iran melalui Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya menyatakan bahwa Selat Hormuz “akan ditutup” sebagai respons atas dugaan pelanggaran komitmen oleh Amerika Serikat serta pelanggaran gencatan senjata oleh Israel di Lebanon selatan.
Dikutip dari nst.com.my, Pernyataan tersebut dilaporkan Anadolu Agency dan dikutip dari penyiar lokal Iran, Press TV. Dalam keterangan resminya, otoritas Iran menyebut keputusan itu diambil akibat “pelanggaran kepercayaan dan komitmen yang jelas” oleh Amerika Serikat, termasuk tidak dijalankannya klausul dalam kesepakatan yang disebut telah ditandatangani pekan sebelumnya untuk mengakhiri konflik.
Selain itu, Iran juga menyoroti berlanjutnya pelanggaran gencatan senjata oleh Israel di Lebanon selatan serta belum ditariknya pasukan Israel dari wilayah tersebut.
“Dengan ini dinyatakan bahwa Selat akan ditutup untuk lalu lintas kapal,” demikian pernyataan resmi yang disampaikan.
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur strategis global yang menjadi rute utama pengiriman minyak dari kawasan Teluk menuju pasar internasional. Setiap potensi gangguan di wilayah ini kerap menjadi perhatian utama pelaku pasar energi dunia karena dampaknya terhadap stabilitas pasokan minyak global.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Amerika Serikat maupun Israel terkait pernyataan tersebut.(GA)