Klinik mata Grup Emtek siap debut di pasar modal, bidik Rp683,2 miliar

Senin, 22 Juni 2026

image

JAKARTA – PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), pengelola jaringan rumah sakit mata Jakarta Eye Centre, siap menawarkan perdana 487,98 juta lembar sahamnya (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia.

Sebagai catatan, jumlah saham yang ditawarkan setara dengan 15% modal ditempatkan dan disetor Perseroan pasca-IPO.

Sekitar 325,32 juta lembar saham yang ditawarkan ke publik – atau 10%-nya – merupakan saham baru yang dikeluarkan dari portepel Perseroan.

Sementara itu, 162,66 juta lembar sisanya merupakan saham divestasi DR. Dr. Waldensius Girsang, SpM(K), salah satu pemegang saham JECX.

JECX juga merupakan anak usaha pengelola EMC Healthcare milik Grup Emtek, PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME), dengan kepemilikan 28% saham JECX per Februari 2026.

Berikut adalah enam pemegang saham terbesar JECX sebelum IPO:

  • SAME – 28%
  • Dr. Darwan Madja Purba, SpM – 13,11%
  • PT Magna Selaras Lestari – 10,15%
  • Rayyan Farrel Wardhana Istiantoro – 9,89%
  • Nabbil Wardhana Istiantoro – 9,89%
  • DR. Dr. Waldensius Girsang, SpM – 6,22%

Selain keenam pihak tersebut, saham JECX juga dimiliki lebih dari 60 dokter spesialis yang bekerja di jaringan Jakarta Eye Center, dengan kepemilikan bervariasi, namun kurang dari 5%.

Menurut prospektus awal, JECX akan melepas saham tersebut ke publik dengan kisaran harga Rp1.200-1.400 per lembar, sehingga dana yang akan diraup Perseroan dari aksi korporasi ini sebanyak-banyaknya sekitar Rp683,18 miliar.

Sekitar 52,41% dana IPO akan digunakan untuk modal kerja JECX untuk kegiatan operasional harian, sementara sisanya digunakan untuk membayar utang. Berikut alokasi dana IPO Perseroan, berdasarkan prospektus awal:

  • Rp40 miliar untuk pembayaran pinjaman lebih awal kepada PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
  • Rp100 miliar untuk pembayaran pinjaman lebih awal kepada PT Bank HSBC Indonesia (HSBC)
  • Rp50 miliar untuk modal kerja anak usaha, PT Nitra Sanata Bali (NSB)
  • Rp100 miliar sebagai pinjaman untuk pembayaran utang anak usaha, PT Orbita
  • Rp35 miliar sebagai pinjaman untuk pembayaran utang anak usaha, PT JEC Candi Sejahtera

Masa penawaran awal (bookbuilding) saham JECX akan berlangsung hingga Rabu (24/6), dengan proyeksi masa penawaran umum pada 1-3 Juli 2026, dan pencatatan saham perdana (listing) pada 7 Juli 2026.

Berdasarkan data IDNFinancials, pasar modal Indonesia kini tengah dibanjiri jadwal IPO calon emiten di sektor layanan kesehatan. Setelah anak usaha PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA), PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL), muncul pula rencana IPO PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI). (ZH)