Indonesia luncurkan stimulus Rp26,34 triliun, fokus bantuan pangan
Selasa, 23 Juni 2026
JAKARTA - Pemerintah Indonesia akan meluncurkan paket stimulus untuk paruh kedua tahun 2026 senilai 26,34 triliun rupiah (US$1,48 miliar), dengan tujuan mendorong pertumbuhan ekonomi, kata Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Senin (22 Juni) dalam sebuah presentasi.
Seperti dikutip cna, stimulus tersebut sebagian besar dialokasikan untuk bantuan pangan senilai 18,04 triliun rupiah, dan kebijakan ini melengkapi paket sebelumnya senilai 7,8 triliun rupiah yang diumumkan bulan lalu.
Total kebijakan tersebut juga mencakup diskon transportasi udara, kereta api, dan laut, serta program magang berbayar.
Pemerintah juga akan menanggung biaya pajak pertambahan nilai (PPN) untuk tiket pesawat, kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kepada wartawan.
Indonesia akan memberikan paket beras 10 kg kepada 33 juta penerima mulai bulan depan sebagai bagian dari paket tersebut, dengan anggaran sebesar 17,54 triliun rupiah.
Pada kuartal pertama 2026, pemerintah telah membelanjakan 15 triliun rupiah untuk bantuan pangan dan berbagai stimulus fiskal lainnya.
Jakarta menargetkan pertumbuhan ekonomi setidaknya 5,4% tahun ini, lebih tinggi dibanding pertumbuhan 5,11% pada tahun lalu. (DK)