TAPG dan Aisin Takaoka asal Jepang resmikan pabrik biokokas
Rabu, 10 Desember 2025

JAKARTA – PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG), perusahaan sawit dan karet milik TP Rachmat, telah meresmikan pabrik biocoke atau biokokas pertamanya di Kalimantan Barat, Selasa (9/12).
Pabrik biokokas ini dimiliki dan dioperasikan oleh PT ATP Bio Indonesia, yaitu usaha patungan milik Perseroan dan perusahaan asal Jepang, Aisin Takaoka Co. Ltd., yang didirikan pada bulan Agustus 2024.
TAPG diketahui memiliki kepemilikan 49% atas ATP Bio Indonesia, sedangkan Aisin Takaoka memiliki 51% sisanya.
Sebagai catatan, peresmian pabrik biokokas ini sesuai dengan rencana Perseroan pada Juni 2024 lalu, yang memproyeksikan bahwa produksi biokokas akan dimulai pada paruh kedua tahun 2025.
Tjandra Karya Hermanto, Presiden Direktur TAPG saat itu, menyebutkan bahwa biokokas yang diproduksi ATP Bio Indonesia akan ditargetkan untuk memenuhi kebutuhan biokokas global.
Biokokas dari cangkang sawit merupakan terobosan hasil riset dan pengembangan Aisin Takaoka, yang dapat berperan sebagai alternatif bahan bakar industri yang selama ini menggunakan coking coal.
Berdasarkan keterbukaan informasi, fasilitas produksi biokokas ini didirikan di Ambawang, Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Merujuk pada laman resminya, TAPG memang memiliki beberapa wilayah operasional di Pulau Kalimantan, dengan 10 perkebunan sawit dan 9 pabrik pengolahan di Kalimantan Tengah, serta 12 perkebunan sawit dan 8 pabrik lainnya di Kalimantan Timur. (ZH)