Kesepakatan baru, AS izinkan transaksi minyak Iran hingga 21 Agustus
Selasa, 23 Juni 2026
NEW YORK - Departemen Keuangan Amerika Serikat pada Senin (22/6) mengesahkan produksi, pengiriman, dan penjualan minyak Iran, sebuah langkah yang dijanjikan dalam kesepakatan yang dicapai antara Washington dan Teheran pekan lalu.
Dilansir dari Reuters, lisensi umum tersebut, yang diumumkan di tengah kelanjutan pembicaraan yang bertujuan mencapai kesepakatan damai final, mengizinkan produksi, pengiriman, dan penjualan minyak mentah serta produk petrokimia dan minyak bumi asal Iran hingga 21 Agustus.
“Sejalan dengan pembicaraan produktif yang sedang berlangsung di Swiss, Iran telah berkomitmen pada transit yang bebas dan terbuka di Selat Hormuz serta mengizinkan inspektur Badan Energi Atom Internasional (IAEA) masuk ke negara mereka,” kata Menteri Keuangan Scott Bessent dalam unggahan di X.
“Sebagai bagian dari kerangka tersebut, Departemen Keuangan telah menerbitkan lisensi umum sementara selama 60 hari yang mengizinkan produksi, pengiriman, dan penjualan minyak Iran.”
Berdasarkan nota kesepahaman yang ditandatangani pekan lalu antara Washington dan Teheran, Amerika Serikat sepakat memberikan pengecualian untuk ekspor minyak mentah Iran, produk minyak bumi, dan turunannya, serta seluruh layanan terkait, termasuk transaksi perbankan, asuransi, dan transportasi.
Transaksi yang diizinkan dalam lisensi umum yang diterbitkan pada Senin tersebut mencakup impor minyak mentah asal Iran, serta produk petrokimia dan minyak bumi ke Amerika Serikat.
Lisensi tersebut menyebutkan bahwa minyak Iran dapat diimpor ke Amerika Serikat berdasarkan pengecualian tersebut jika diperlukan untuk menyelesaikan penjualan atau pengirimannya.
Namun, kebijakan ini tidak mengizinkan transaksi yang melibatkan Korea Utara maupun Kuba, dua negara yang dikenai sanksi berat oleh Amerika Serikat. (DK)