BMW tunjuk 'veteran' Milan Nedeljkovic untuk hadapi Tesla dan BYD

Rabu, 10 Desember 2025

image

BERLIN - BMW resmi menunjuk Milan Nedeljkovic, 'veteran' perusahaan selama 30 tahun, sebagai CEO baru menggantikan Oliver Zipse, Selasa waktu setempat. Peralihan ini terjadi saat BMW mengandalkan generasi baru mobil listrik “Neue Klasse” untuk menghadapi tarif AS, persaingan dari China, dan Tesla.

Dikutip reuters.com (10/12), Nedeljkovic, 56 tahun, yang saat ini menjabat kepala produksi, akan resmi memimpin mulai 14 Mei 2026. Ia diharapkan memacu pertumbuhan penjualan, khususnya di pasar otomotif terbesar dunia, China.

“Keberhasilan era Nedeljkovic akan ditentukan di Tiongkok,” kata Moritz Kronenberger, manajer portofolio pemegang saham BMW Union Investment.

Nedeljkovic telah bergabung dengan BMW sejak 1993 dan menjadi arsitek utama platform EV Neue Klasse. “Neue Klasse merupakan lompatan terbesar yang pernah dilakukan BMW dalam hal investasi dan teknologi, sehingga menurut kami, merupakan hal yang baik jika salah satu arsitek utamanya akan memimpin perusahaan seiring dengan penerapannya secara bertahap,” kata analis Bernstein.

Ketua dewan pengawas Nicolas Peter menyebut Nedeljkovic sebagai “unifier and motivator,” sementara analis Metzler Pal Skirta menilai fleksibilitas dan pengalaman operasionalnya sebagai keunggulan. Zipse akan mengundurkan diri pada 13 Mei 2026 setelah 35 tahun memimpin BMW, dan diperkirakan bergabung dengan dewan direksi Airbus.

“Zipse telah membimbing BMW melalui krisis global seperti pandemi virus corona dan merupakan kekuatan pendorong di balik Neue Klasse, proyek masa depan perusahaan yang paling ambisius,” ujar Peter.(DH)