Enam emiten antre IPO, prospek dividen mana yang paling menjanjikan?

Selasa, 23 Juni 2026

image

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) siap kedatangan enam emiten baru di bulan Juli mendatang usai lesunya pasar modal Indonesia beberapa bulan terakhir.

Pasalnya, IHSG ambles lebih dari 30% sejak awal tahun, dan BEI hanya mencatatkan satu emiten baru yang melangsungkan debutnya dalam paruh pertama tahun 2026, yaitu PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA).

Namun, enam calon emiten kini siap mencatatkan namanya di papan bursa, dengan nilai total IPO sebanyak-banyaknya mencapai Rp2,14 triliun. Keenam calon emiten tersebut beserta nilai IPO maksimalnya adalah sebagai berikut:

  1. PT Niramas Utama Tbk (JELI) – Rp392 miliar
  2. PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) – Rp62,75 miliar
  3. PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) – Rp269,27 miliar
  4. PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) – Rp683,18 miliar
  5. PT Bach Multi Global Tbk (BACH) – Rp307,5 miliar
  6. PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) – Rp429,25 miliar

Dalam prospektus awal IPO masing-masing Perseroan, keenam calon emiten ini memiliki komitmen rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio/DPR) yang beragam setelah melantai di bursa.

Dua di antaranya bahkan mencanangkan rasio pembayaran dividen mencapai 50% dari laba bersih sejak rampungnya IPO, atau di tahun buku 2026, yaitu pengelola Jakarta Eye Centre milik Grup Emtek, JECX, dan emiten penyedia genset Grup Djarum, BACH.

JECX sendiri telah membagikan dividen dengan jumlah yang terus meningkat dalam tiga tahun terakhir: Rp63,25 miliar pada tahun 2023, kemudian Rp71,5 miliar pada tahun 2024, dan Rp76,5 miliar pada tahun 2025.

Sementara itu, BACH pernah membagikan dividen hingga Rp129,1 miliar pada tahun 2023, kemudian menyusut menjadi Rp17,7 miliar pada tahun 2024 seiring penurunan laba, dan naik kembali ke Rp50 miliar pada tahun 2025.

Sebagai perbandingan, pada tahun 2025, laba bersih JECX tercatat sebesar Rp73,76 miliar, sedangkan laba bersih BACH menyentuh Rp155,55 miliar.

Keempat calon emiten yang tersisa memiliki kebijakan pembagian dividen berkisar antara 20-35% dari laba bersih sejak rampungnya IPO, atau di tahun buku 2026.

Namun, EMMI menyatakan berkomitmen membagikan dividen 30% dari laba bersihnya mulai tahun buku 2027.

Berikut adalah detail prospek dividen enam calon emiten BEI bulan Juli mendatang, beserta capaian laba bersih per 2025 sebagai acuan:

Nama

DPR

Laba bersih 2025

Harga penawaran

JELI

30%, sejak rampungnya IPO

Rp39,36 miliar

Rp900-1.120

PRDL

20%, mulai tahun buku 2026

Rp16,99 miliar

Rp100-120

EMMI

30%, mulai tahun buku 2027

Rp34,13 miliar

Rp446-515

JECX

50%, sejak rampungnya IPO

Rp72,76 miliar

Rp1.200-1.400

BACH

50%, mulai tahun buku 2026

Rp155,55 miliar

Rp400-500

RANS

35%, mulai tahun buku 2026

Rp56,69 miliar

Rp135-170

(ZH)