CEO Kenta Kon: Toyota terlalu banyak model dan varian

Selasa, 23 Juni 2026

image

TOKYO - CEO Toyota, Kenta Kon, menilai Toyota memiliki terlalu banyak model dan varian mobil, di tengah upaya perusahaan menekan biaya di tengah tekanan terhadap laba.

 Dikutip dari CarExpert, sejak resmi menjabat pada 1 April 2026, Kon berkeliling ke pabrik, pusat riset dan pengembangan, serta kantor penjualan Toyota untuk meninjau aspek yang masih dapat mengoptimalkan efisiensi.

Menurut laporan Automotive News yang dikutip CarExpert, Kon mengatakan banyaknya spesifikasi dan varian yang dikembangkan secara internal di Toyota ikut mendorong kenaikan biaya.

“Kalau Anda datang ke divisi pengembangan, Anda akan melihat masalah seperti semakin bermacamnya spesifikasi dan variasi yang dibuat, dan pada akhirnya itu akan mendorong biaya naik,” kata Kon.

Meski penjualan Toyota pada 2025 masih unggul sekitar 2,3 juta unit atas Volkswagen Group. Laba perusahaan justru berada di bawah tekanan. Toyota memperkirakan laba operasional turun 20% pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2027, dipicu persaingan yang makin ketat dengan produsen Tiongkok, tingginya biaya pengembangan kendaraan listrik, dan perang tarif dari Amerika Serikat.

Divisi Toyota di Amerika Serikat, yang selama ini menjadi salah satu penyumbang laba utama, juga tercatat mengalami kerugian pada tahun fiskal terakhir akibat tekanan biaya kendaraan listrik dan tarif.

Kon mengatakan Toyota tidak ingin “menginjak rem mendadak”, sehingga dampak dari evaluasi tersebut kemungkinan baru akan terlihat secara bertahap. Dalam jangka pendek, Toyota akan terlebih dahulu menyederhanakan pilihan varian dan spesifikasi pada model-model yang sudah ada.

Meski demikian, Toyota sudah lebih dulu membatalkan pengembangan terusan kendaraan  listrik dari seri Lexus IS yang sebelumnya direncanakan akan berbasis mobil konsep LF-ZC.

Sebelumnya, Toyota juga menyatakan akan memberikan otonomi lebih besar kepada masing-masing wilayah agar dapat merespons kebutuhan pasar lokal dengan lebih lincah. (ARF)

Karena itu, setiap pasar utama Toyota seperti Amerika Utara, Tiongkok, Jepang, Eropa, dan Asia Tenggara memiliki model yang dirancang khusus untuk kebutuhan masing-masing kawasan.

Beberapa contohnya adalah kei car di Jepang, city car Aygo X untuk pasar Eropa, Innova dan Avanza di Asia, serta Tundra, Tacoma, Sequoia, 4Runner, Highlander, dan Grand Highlander di Amerika Utara.