Kondisi pasar tak kondusif, BTPN hentikan penawaran obligasi
Selasa, 23 Juni 2026
JAKARTA - PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN) memutuskan menghentikan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan V sebelum seluruh target dana terserap.
Dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa (23/6) program PUB V yang memperoleh pernyataan efektif pada 27 Juni 2024 memiliki target penghimpunan dana sebesar Rp3 triliun.
Hingga Obligasi Tahap III yang baru diterbitkan September 2025 lalu, perseroan telah merealisasikan penerbitan obligasi senilai Rp2,57 triliun.
Nilai tersebut berasal dari penerbitan Obligasi Tahap I sebesar Rp355,06 miliar, Tahap II sebesar Rp1,40 triliun, dan Tahap III sebesar Rp816,05 miliar.
Dengan demikian, masih terdapat sisa nilai penerbitan sebesar Rp432,48 miliar yang diputuskan untuk tidak dilanjutkan.
“Keputusan penghentian PUB V didasarkan pada kondisi pasar yang dinilai kurang kondusif untuk penerbitan surat utang baru,” tulis Henoch Munandar, Direktur Utama BTPN
Henoch menambahkan kondisi pasar terkini tidak menguntungkan akibat isu geopolitik yang menyebabkan kurva imbal hasil acuan dan spread kredit lebih tinggi.
“Kondisi likuiditas perseroan yang memadai membuat saat ini bukan merupakan waktu yang tepat untuk melanjutkan penerbitan obligasi dalam rangka PUB V,” imbuh Henoch. (DH/ZH)