BofA dan Deutsche Bank prediksi kenaikan suku bunga pada September
Sabtu, 24 Januari 2026
NEW YORK - Bank of America (BofA) Global Research dan Deutsche Bank kini memprediksi bahwa Federal Reserve akan mulai menaikkan suku bunga pada September 2026, seiring dengan ketahanan ekonomi AS dan sikap yang dinilai lebih hawkish di bawah kepemimpinan Ketua The Fed, Kevin Warsh.
Dikutip dari Reuters, proyeksi itu berubah dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya di mana kedua lembaga sebelumnya memprediksi suku bunga AS akan tetap stabil sepanjang tahun ini.
BofA pada Senin (22/6) memperkirakan bank sentral AS akan menaikkan suku bunga masing-masing 25 basis poin pada September, Oktober, dan Desember. Proyeksi itu menjadikan BofA sebagai salah satu lembaga dengan pandangan paling agresif soal arah kebijakan moneter dari The Fed pada tahun ini.
Sementara itu, Deutsche Bank dalam catatan tertanggal Jumat (19/6)memperkirakan dua kenaikan suku bunga masing-masing 25 basis poin, yakni pada September dan Desember.
Prediksi kedua lembaga itu berlawanan dengan mayoritas proyeksi broker global untuk 2026, yang sejauh ini masih memperkirakan suku bunga AS akan bertahan di level saat ini sepanjang tahun.
Revisi proyeksi BofA dan Deutsche Bank muncul setelah The Fed pada awal bulan ini memutuskan untuk menahan suku bunga acuannya, meski hampir separuh pejabat bank sentral itu kini memperkirakan suku bunga akan naik tahun ini.
Pandangan yang lebih hawkish tersebut juga didorong oleh pasar tenaga kerja AS yang masih kuat serta kekhawatiran terhadap inflasi yang tetap tinggi.
“Proyeksi ekonomi terbaru pada Juni 2026 dan komentar Warsh menunjukkan bahwa fungsi reaksi The Fed jauh lebih hawkish dari yang kami perkirakan sebelumnya,” tulis analis BofA dalam catatannya.
Deutsche Bank menilai proyeksi kenaikan suku bunga tahun ini masih menghadapi risiko ke dua arah. Di sisi hawkish, komite kebijakan The Fed berpotensi menaikkan suku bunga paling cepat pada bulan Juli mendatang..
Di sisi lain, penurunan harga energi yang terjadi akhir-akhir ini dan membaiknya ekspektasi inflasi bisa mengurangi urgensi bagi The Fed untuk segera bertindak.
Menurut data LSEG, pasar saat ini memperhitungkan kenaikan suku bunga sekitar 41,2 basis poin sepanjang 2026. Selain BofA dan Deutsche Bank, sejumlah lembaga lain seperti BNP Paribas dan Macquarie juga termasuk kelompok minoritas yang memperkirakan The Fed mulai menaikkan suku bunga tahun ini.
Baik BofA maupun Deutsche Bank sama-sama memperkirakan The Fed akan menahan suku bunga pada 2027. Deutsche Bank bahkan memproyeksikan bank sentral AS mulai memangkas suku bunga pada 2028, masing-masing sebesar 25 basis poin pada Maret dan Juni. (ARF)