IHSG menguat meski 431 saham loyo, BUMI serap transaksi tertinggi

Rabu, 10 Desember 2025

image

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,51% atau 43,74 poin ke level 8.700,92 pada perdagangan Rabu, setelah bergerak dalam rentang terendah di 8.668,61 dan tertinggi di 8.720,88.

Total nilai transaksi di seluruh pasar mencapai Rp33,88 triliun, serta melibatkan perdagangan 68,5 miliar lembar saham. Sebanyak 431 saham mencatat kenaikan harga, 258 saham melemah, dan 113 saham stagnan.

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatat nilai transaksi terbesar dengan Rp6,62 triliun dan harganya ditutup melonjak 19,85%.

Berikutnya disusul oleh PT Darma Henwa Tbk (DEWA) yang membukukan transaksi Rp1,58 triliun, meskipun harga sahamnya turun 1,78%. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menyusul di peringkat ketiga dengan transaksi Rp1,54 triliun, PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) Rp1,24 triliun, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp1,16 triliun.

Analis Phintraco Sekuritas dalam menyebut bahwa isu potensi kegagalan perjanjian dagang Indonesia–AS, yang disepakati pada Juli 2025 lalu, belum mendapat reaksi dari pelaku pasar.

"Kenaikan pada beberapa saham yang memiliki aksi korporasi masih menopang penguatan indeks," tulis analis Phintraco, dalam riset yang disampaikan hari ini.

Indeks utama di Asia bergerak variatif. Nikkei 225 turun 0,10%, Topix naik 0,12%, dan Shanghai Composite turun 0,23%. Sementara itu Hang Seng menguat 0,42%, KOSPI turun 0,21%, Taiex menguat 0,77%, dan ASX200 turun 0,08%. (KR)