China siap hadapi tantangan global dengan anggota BRICS

Rabu, 24 Juni 2026

image

BEIJING - Diplomat senior China, Wang Yi, menyatakan bahwa di tengah perubahan besar dan kompleks dalam lanskap internasional, China siap bekerja sama dengan negara-negara BRICS untuk menghadapi tantangan global dan menjaga arah perkembangan sejarah dunia yang dinilai tepat.

Pernyataan tersebut disampaikan saat ia menghadiri Pertemuan ke-16 Penasihat Keamanan Nasional dan Perwakilan Tingkat Tinggi BRICS, yang membahas isu-isu seperti keamanan non-tradisional, kontra-terorisme, serta keamanan siber.

Seperti dikutip CGTN, Wang menegaskan bahwa selama 20 tahun terakhir, kerja sama BRICS telah berkembang menjadi salah satu pilar penting bagi perdamaian, pembangunan, dan keadilan global. 

Ia menyerukan agar BRICS memperkuat multilateralisme, mempertahankan tatanan internasional, serta menolak unilateralisme dan proteksionisme.

Ia juga menekankan pentingnya negara-negara BRICS yang mewakili Global South untuk berada di garis depan dalam memperjuangkan keadilan global dan meningkatkan peran mereka dalam urusan internasional.

Untuk mengatasi kebuntuan keamanan global, Wang mendorong pendekatan berbasis konsensus dengan mengedepankan konsep keamanan bersama, komprehensif, kooperatif, dan berkelanjutan. 

Ia juga menekankan pentingnya penyelesaian damai atas berbagai konflik melalui dialog dan konsultasi.

Selain itu, ia menyerukan kerja sama dalam menghadapi tantangan global seperti terorisme, keamanan energi dan pangan, serta risiko yang muncul dari perkembangan teknologi baru seperti kecerdasan buatan (AI) dan keamanan ruang siber.

Wang juga menyoroti perlunya penguatan tata kelola global di sektor teknologi baru, termasuk dukungan terhadap peran Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam pengaturan ruang digital dan siber.

Ia menambahkan bahwa China, yang akan memegang presidensi BRICS tahun depan, siap bekerja sama dengan seluruh anggota untuk mendorong perdamaian dan kemakmuran global.

Para peserta pertemuan sendiri memuji peran BRICS dalam memperkuat kerja sama Global South dan mendukung upaya membangun dunia multipolar yang lebih adil, damai, dan seimbang. (DK)