MUFG: BI berpotensi naikkan suku bunga lagi jadi 6,25%
Kamis, 25 Juni 2026
JAKARTA – MUFG memproyeksikan Bank Indonesia (BI) akan melanjutkan pengetatan kebijakan moneter dengan menaikkan suku bunga acuan hingga menyentuh 6,25% pada akhir tahun ini. Langkah agresif tersebut dinilai krusial untuk menopang nilai tukar rupiah di tengah dolar Amerika Serikat yang terus menguat.
Seperti diikutip FXStreet, analis MUFG, Lloyd Chan, menilai rupiah sejauh ini terbantu oleh langkah proaktif BI melalui pengetatan kebijakan dan intervensi di pasar valuta asing.
Namun, bantalan tersebut kini mulai diuji oleh tingginya imbal hasil obligasi AS serta ketidakpastian kebijakan domestik.
"Terutama terkait rencana pengendalian ekspor komoditas dari pemerintah."
Chan juga menyoroti keputusan MSCI yang menunda penetapan klasifikasi pasar saham Indonesia hingga November 2026. Menurut dia, BI diperkirakan masih perlu menaikkan suku bunga hingga 6,25% pada akhir tahun agar rupiah memiliki bantalan yang lebih kuat, sekaligus memperlambat laju depresiasi mata uang tersebut terhadap dolar AS. (ARF)