Anak usaha GEMS dapat kredit Rp900 miliar dari Bank Mandiri
Rabu, 10 Desember 2025

JAKARTA – PT Borneo Indobara (BIB), anak usaha tidak langsung emiten batu bara Grup Sinarmas, PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS), menerima fasilitas pinjaman berjangka jumbo dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).
Fasilitas term loan tersebut diberikan dengan limit pinjaman Rp900 miliar, yang berlaku 5-7 tahun sejak penandatanganan perjanjian kredit pada 10 Desember 2025, dengan jaminan sejumlah aset.
“Untuk memenuhi cashflow gap dalam rangka pengembangan usaha serta kebutuhan umum perusahaan dan group perusahaannya,” jelas Sudin SH, Corporate Secretary GEMS, dalam keterangan resmi, Rabu (10/12).
Perseroan meyakini bahwa pinjaman ini akan mendukung pertumbuhan kinerja operasional, serta berdampak positif terhadap kelangsungan usahanya.
BIB sendiri merupakan anak usaha tidak langsung GEMS melalui PT Roundhill Capital Indonesia (RCI), yang memiliki konsesi tambang batu bara seluas 24,1 ribu hektar (Ha) di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
Berdasarkan laporan keuangan terbaru GEMS, BIB memiliki total aset sebelum eliminasi sebesar US$683,6 juta, dengan total cadangan (reserves) sebesar 541,2 juta ton.
Hingga akhir September 2025, GEMS mencatatkan laba bersih anjlok hingga 50,6% secara tahunan menjadi US$200,3 juta, seiring dengan pendapatan yang ambles 13,7% menjadi US$1,7 miliar.
Total aset Perseroan hingga akhir kuartal III 2025 mencapai US$1,1 miliar, dengan kas dan setara kas US$173,1 juta, dan liabilitas US$475,9 juta. (ZH)