Bisnis rugi, SSIA tetap tebar dividen Rp23,5 miliar

Kamis, 25 Juni 2026

image

JAKARTA – PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), emiten konstruksi bangunan milik Johannes Suriadjaja, akan membagikan dividen tunai Rp23,5 miliar.

Rencana itu sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) SSIA, yang digelar pekan lalu. Dalam rapat ini, pemegang saham sepakat mengalokasikan sebagian dari saldo laba bersihnya sebagai dividen tunai Rp5 per saham.

Penggunaan saldo laba ini lantaran SSIA mengalami kerugian Rp89,36 miliar pada 2025. Berbeda di tahun sebelumnya, di mana perseroan sanggup mencetak laba Rp234 miliar.

Manajemen SSIA telah menetapkan jadwal pembagian dividen tunai sebagai berikut:

  • Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 29 Juni 2026
  • Ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 30 Juni 2026
  • Cum dividen di pasar tunai: 1 Juli 2026
  • Ex dividen di pasar tunai: 2 Juli 2026
  • Recording date: 1 Juli 2026 pukul 16.00 WIB
  • Pembayaran dividen: 23 Juli 2026

Mengacu harga saham SSIA pada perdagangan Jumat lalu di Rp1.600 per lembar, yield dividen yang dibagikan setara 0,31%.

Saat ini PT Henan Putihrai Aset Management tercatat sebagai entitas tunggal pemegang saham SSIA paling besar, dengan komposisi 12,08%.

PT Dwimuria Investama Andalan milik Grup Djarum memiliki 10,24% saham, PT Arman Investments Utama memiliki 8,52% saham, dan investor publik 52,41%.

Ultimate Beneficial Owner (UBO) SSIA yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah Johannes Suriadjaja, putra dari Benjamin Suriadjaja. (KR)