Wells Fargo naikkan target harga emas ke US$4.700 untuk 2026
Kamis, 11 Desember 2025

JAKARTA – Wells Fargo, bank dengan total aset terbesar keempat di Amerika Serikat (AS), menargetkan harga emas akan berada di level US$4.500-4.700 per troi ons pada akhir 2026 mendatang.
Target harga itu hanya di atas 6,15-10,9% dari harga emas di pasar spot, yang saat ini berada di kisaran US$4.239 per troi ons.
Pada pertengahan tahun ini, Wells Fargo menetapkan target harga emas berada di level US$3.600 per troi ons, yang akan dicapai pada akhir 2026.
Presiden Wells Fargo Investment Institute dan Chief Investment Officer (CIO) Wells Fargo, Darrel L. Cronk, mengatakan pasar keuangan pada 2026 mungkin akan menghadapi beberapa kali koreksi.
Selain itu, kata Cronk, beberapa headline mungkin akan memberikan kejutan bagi pasar.
“Namun outlook kami untuk tahun depan bergantung pada beberapa tren yang saling melengkapi, serta sudah mulai terbentuk saat ini,” jelas Cronk, dalam laporan Outlook 2026 yang disampaikan pekan ini.
Dalam laporan yang sama, analis Wells Fargo menyatakan tetap optimis dengan prospek kenaikan harga logam mulia seperti emas pada 2026.
“Situasi terakhir sangat mendukung kinerja emas, seiring permintaan yang lebih tinggi dari bank sentral, depresiasi dolar AS, pemangkasan suku bunga The Fed, dan ketidakpastian geopolitik,” jelas analis Wells Fargo.
Dengan berbagai sentimen itu, Wells Fargo memperkirakan pola yang sama juga akan berlanjut hingga 2026 dan kembali mengantarkan emas, sebagai aset dengan performa yang lebih unggul.
Dalam laporan IDNFinancials.com sebelumnya, sejumlah perbankan global juga telah menaikkan target harga emas, meskipun sempat terkoreksi dalam pada akhir Oktober 2025.
Societe Generale dari Prancis memproyeksi harga emas dunia bakal mencapai US$5.000 per troi ons pada akhir tahun 2026, didukung arus dana yang masuk ke ETF berbasis emas dan akumulasi bank sentral.
Di sisi lain, Bank of America (BoFA) memperkirakan harga emas juga akan mencapai level yang sama, didukung sentimen kebijakan dari pemerintahan AS di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump.
Sementara itu World Gold Council dalam laporan Outlook 2026, memperkirakan harga emas masih berpeluang naik sekitar 15-30% pada 2026. (KR)