Samsung gandeng startup AS, bidik rantai pasok baterai pertahanan

Jumat, 26 Juni 2026

image

JAKARTA — Samsung SDI menanamkan investasi senilai US$20 juta dan memberikan dukungan rekayasa kepada Forge Nano Inc., startup baterai asal Amerika Serikat yang tengah membangun pabrik sel baterai untuk sektor pertahanan dan kedirgantaraan di North Carolina.

Seperti dikutip Bloomberg, kesepakatan tersebut juga mencakup komitmen Samsung untuk membeli sel baterai dari Forge Nano setelah produksi dimulai pada 2028. 

Kerja sama ini membantu Samsung memperoleh pasokan baterai buatan AS guna mengurangi dampak tarif sekaligus memenuhi regulasi yang mewajibkan penghapusan material asal China dari rantai pasok militer Amerika Serikat.

Di sisi lain, Forge Nano memperoleh tambahan modal, akses ke jaringan pasok global Samsung, serta dukungan manufaktur untuk mempercepat komersialisasi teknologinya.

Forge Nano saat ini juga tengah bernegosiasi dengan Office of Strategic Capital di bawah Pentagon untuk memperoleh pinjaman hingga US$275 juta guna menyelesaikan pembangunan pabrik baterainya di Morrisville, North Carolina.

Perusahaan sebelumnya telah menerima hibah US$100 juta dari Departemen Energi AS pada 2025.

Sebagai bagian dari perjanjian, Samsung akan membeli sel baterai berkapasitas 250 megawatt-jam per tahun selama tiga tahun.

Baterai tersebut akan diproduksi menggunakan material yang tidak memiliki keterkaitan dengan China.

Didirikan pada 2011 sebagai perusahaan hasil pengembangan dari University of Colorado Boulder, Forge Nano mengembangkan teknologi pelapisan berbasis nanoteknologi yang mampu meningkatkan daya tahan material baterai dan efisiensi produksi semikonduktor.

Perusahaan yang didukung GM Ventures, Volkswagen, dan LG Technology Ventures itu juga berencana melantai di bursa melalui merger dengan perusahaan akuisisi khusus (SPAC) pada kuartal III tahun ini dengan valuasi sekitar US$1,2 miliar. (DK)