Peringkat daya saing RI merosot, di bawah Malaysia dan Vietnam
Jumat, 26 Juni 2026
JAKARTA – Peringkat daya saing Indonesia merosot ke urutan 48 berdasarkan laporan World Competitiveness Ranking 2026, yang dirilis International Institute for Management Development (IMD).
Posisi itu turun 8 peringkat dari tahun lalu, di mana Indonesia berada di urutan ke-40 dari 69 negara yang dicatat dalam laporan tersebut.
Direktur IMD World Competitiveness Center, Arturo Bris, mengatakan laporan yang dirilis pada Juni ini, menunjukkan daya saing ekonomi 2026 tidak lagi ditentukan oleh anggaran atau skala ekonomi, melainkan oleh kredibilitas suatu negara.
“Banyak negara di peringkat atas bukan ekonomi paling maju, eksportir terbesar, atau pasar terbesar, melainkan negara yang paling konsisten menegakkan supremasi hukum,” kata Bris, dalam laporan tersebut.
Mengenai kredibilitas tersebut, Bris menambahkan faktor penentunya bukan hanya seberapa banyak aturan yang dimiliki oleh sebuah negara. “Melainkan apakah aturan tersebut benar-benar dipercaya,” imbuhnya, menekankan pemeringkatan ini telah dirilis konsisten selama 38 tahun terakhir.
Secara khusus, IMD World Competitiveness Center menilai Indonesia saat ini berkonfrontasi dengan ekonomi global, yang mengancam ketahanan energi nasional.
Sementara itu pertumbuhan ekonomi dinilai relatif stagnan, adanya realokasi anggaran belanja negara, minimnya infrastruktur dan kompetensi sumber daya manusia, dan keterbatasan ketersediaan sumber pembiayaan.
Kekuatan utama Indonesia dalam laporan IMD berada pada aspek kompetisi harga, yang berada di peringkat ke-10 dunia. Daya saing dari sisi pajak juga memimpin di peringkat ke-12 di dunia.
Meski unggul pada indikator harga dan pajak, Indonesia masih tertinggal pada beberapa aspek efisiensi pemerintahan dan bisnis, yang sebagian besar menempati peringkat di bawah 50.
Penurunan peringkat ini, membuat daya saing Indonesia berada di urutan terendah kedua di antara 14 negara Asia Pasifik pada 2026.
Sementara negara tetangga seperti Malaysia jauh di atas Indonesia dengan menempati peringkat 15 dari 70 negara, serta kalah dengan Filipina yang naik 4 peringkat ke 47. (KR)