Tiongkok bangun replika kapal perang AS untuk uji coba rudal
Sabtu, 27 Juni 2026
BEIJING - Tiongkok diduga membangun replika terbaru kapal perusak Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) di lokasi uji coba rudal di kawasan gurun barat laut Tiongkok. Citra satelit menunjukkan replika tersebut kemungkinan digunakan sebagai sasaran pengujian rudal anti-kapal.
Dikutip dari The Straits Times, citra satelit menunjukkan struktur yang menyerupai kapal perusak berpeluru kendali kelas Arleigh Burke milik Angkatan Laut AS di Gurun Taklamakan, Xinjiang, setidaknya sejak Juni 2026. Temuan itu pertama kali diungkap oleh salah satu pendiri Taiwan Defense Studies Initiative, Joseph Wu.
Kementerian Pertahanan Tiongkok belum memberikan tanggapan atas temuan tersebut.. Sementara itu, Departemen Pertahanan AS juga menyatakan tidak memberikan komentar akan temuan tersebut.
Replika tersebut diduga menjadi bagian dari rangkaian tiruan kapal perang Angkatan Laut AS yang dibangun Tiongkok di kawasan gurun dalam lima tahun terakhir. Pada 2021, citra satelit juga memperlihatkan target berbentuk kapal induk dan dua kapal perusak kelas Arleigh Burke di lokasi uji coba di Ruoqiang, Gurun Taklamakan.
Kedua jenis kapal tersebut digunakan oleh Armada Ketujuh Angkatan Laut AS yang beroperasi di Samudra Pasifik Barat dan perairan sekitar Taiwan.
Citra satelit lain juga menunjukkan jejak puing akibat hantaman rudal di sekitar replika tersebut. Para analis mengidentifikasi lokasi di Kabupaten Ruoqiang sebagai area pengujian rudal balistik anti-kapal.
Pembangunan replika sasaran militer merupakan praktik yang lazim dilakukan oleh berbagai negara. AS, misalnya, juga membangun replika sistem pertahanan udara Tiongkok untuk keperluan pengujian senjata, sebagaimana dilaporkan The Defense Post pada 2025.
Tiongkok sendiri sebelumnya membangun replika sejumlah bangunan penting di Taipei pada dua pangkalan militernya. Beijing berulang kali menegaskan akan menyatukan Taiwan ke bawah kendalinya, termasuk dengan mengerahkan kekuatan militer jika diperlukan.
Salah satu lokasi berada di Zhurihe, pangkalan latihan militer terbesar Tiongkok di Mongolia Dalam. Di lokasi itu terdapat replika Gedung Kantor Presiden Taiwan, Judicial Yuan, serta Kementerian Luar Negeri Taiwan.
Pada 2015, stasiun televisi CCTV menayangkan latihan tembak langsung yang memperlihatkan pasukan Tiongkok menyerang bangunan yang menyerupai Kantor Presiden Taiwan di Taipei.
Lokasi lainnya berada di wilayah Alxa League, Mongolia Dalam, yang juga dilengkapi replika sejumlah ruas jalan utama di Taipei.
Citra satelit Copernicus Sentinel-2 menunjukkan pembangunan replika kapal perang terbaru sudah dimulai sekitar Oktober 2025. Perusahaan penyedia citra satelit komersial asal AS, Vantor, menyatakan sebelumnya tidak terdapat struktur serupa di lokasi tersebut.
Pada Agustus tahun lalu, di tengah tuduhan AS dan sekutunya di kawasan Indo-Pasifik bahwa Beijing semakin agresif di kawasan, Tiongkok memamerkan rudal anti-kapal generasi terbaru dalam parade militer besar yang bertujuan menunjukkan kemampuan militernya,.
Belum diketahui alasan pembangunan replika tersebut maupun apakah struktur itu menggunakan material logam yang sama seperti lambung kapal perang. Namun, para pakar militer menilai Beijing terus meningkatkan kemampuan menyerang target di laut melalui berbagai sistem persenjataan.
Analisis terhadap perusahaan negara dan swasta yang terlibat dalam industri rudal Tiongkok juga menunjukkan produksi rudal negara itu meningkat sepanjang 2025, menjadi laju peningkatan tercepat sejak Xi Jinping menjabat sebagai presiden pada 2013. (ARF)