Pertamina masukkan 450 ribu barel minyak Aljazair ke Cilacap

Sabtu, 27 Juni 2026

image

JAKARTA - PT Pertamina Internasional EP (PIEP), anak usaha PT Pertamina Hulu Energi (PHE), kembali mengirimkan minyak mentah (crude oil) dari Aljazair ke Indonesia sebagai bagian dari strategi bring barrel home untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Kapal tanker MT Gamkonora milik PT Pertamina Patra Niaga tiba di Pelabuhan Cilacap, Jawa Tengah, pada 24 Juni 2026 dengan membawa sekitar 450.000 barel minyak mentah yang diproduksi dari Lapangan Menzel Lejmat (MLN) Block 405a di Aljazair.

Kargo tersebut diberangkatkan dari Port Arzew, Aljazair, pada 14 Mei 2026 dan menempuh perjalanan laut sekitar satu bulan sebelum tiba di Indonesia.

Direktur Utama PIEP, Syamsu Yudha, mengatakan pengiriman tersebut mencerminkan peran Pertamina yang semakin kuat di industri energi global sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.

"Pengiriman ini memperkuat posisi Pertamina sebagai perusahaan migas berkelas internasional yang kompetitif, sekaligus menjalankan mandat untuk mendukung ketahanan energi nasional melalui operasi yang unggul dan berkelanjutan," ujar Syamsu dalam keterangan resmi.

Pengiriman melalui MT Gamkonora merupakan kargo kedua yang dikirim PIEP ke Indonesia sepanjang 2026.

Sebelumnya, pengiriman perdana tiba pada akhir Januari 2026. Perseroan juga telah menyiapkan pengiriman ketiga yang dijadwalkan berangkat pada Agustus dan tiba di Indonesia pada September 2026.

Manager Relations PIEP, Dhaneswari Retnowardhani, mengatakan kedatangan minyak mentah tersebut merupakan bagian dari sinergi berkelanjutan untuk memastikan produksi migas dari aset internasional memberikan manfaat langsung bagi kebutuhan energi nasional.

"Sejalan dengan itu, PIEP mengoptimalkan nilai ekonomi dari produksi global melalui pemanfaatan peluang pasar internasional dan pengelolaan portofolio yang bernilai tambah," kata Dhaneswari.

PIEP menegaskan akan terus mengoptimalkan aset hulu migas di luar negeri melalui pengelolaan pasokan yang terintegrasi dan sinergi operasional guna menjaga pasokan energi nasional tetap aman, stabil, dan berkelanjutan.(DH)