CEO DWS Stefan Hoops: AS batasi akses dolar, risiko besar

Minggu, 16 November 2025

image

JAKARTA -- DWS, salah satu manajer aset terbesar di Eropa, memperingatkan potensi risiko global jika Federal Reserve AS membatasi akses bank sentral asing terhadap pendanaan dolar.

CEO DWS Stefan Hoops mengatakan langkah seperti itu akan memberikan dampak signifikan, terutama bagi negara kecil dan pasar negara berkembang yang sangat bergantung pada likuiditas dolar. Meski begitu, ia menilai kemungkinan kebijakan tersebut masih rendah.

Seperti dikutip Reuters.com, Sabtu (15/11) Pernyataan ini muncul setelah laporan bahwa pejabat keuangan Eropa mempertimbangkan opsi untuk mengumpulkan cadangan dolar bank sentral non-AS guna menciptakan alternatif penyangga pendanaan Fed.

Wacana ini mengemuka di tengah kekhawatiran atas kebijakan Presiden AS Donald Trump serta meningkatnya risiko politisasi jalur likuiditas dolar. 

Ada kekhawatiran di Eropa bahwa Amerika Serikat, di bawah Trump, mungkin akan membatasi akses bank-bank sentral negara lain ke pendanaan dolar melalui fasilitas swap line milik Federal Reserve.

[[ Swap line dolar itu adalah jalur darurat yang memungkinkan bank sentral luar negeri meminjam dolar langsung dari The Fed ketika terjadi krisis likuiditas. Ini seperti “tabung oksigen dolar” bagi dunia. Jika akses itu dibatasi, maka negara kecil dan emerging markets bisa langsung kena krisis. ]]

Namun, Ketua Federal Reserve Jerome Powell, telah menegaskan bahwa Fed tidak berencana mengubah mekanisme likuiditas dolar melalui jalur swap bagi entitas resmi.

Stefan Hoops menjelaskan bahwa jalur swap merupakan “garis merah”, karena setiap intervensi akan mengubah lanskap keuangan global secara permanen dan menggerus kepercayaan pada sistem pasar yang netral.

Ia juga menyoroti bagaimana Tiongkok menggunakan dominasinya di sektor seperti pemrosesan logam tanah jarang sebagai alat geopolitik.

Menurutnya, langkah serupa oleh AS melalui infrastruktur dolar dapat menciptakan ketidakstabilan serius dalam sistem keuangan internasional.(GA)