Helikopter Aramco jatuh di kawasan kilang Ras Tanura
Senin, 29 Juni 2026
JAKARTA - Helikopter milik perusahaan minyak raksasa Arab Saudi, Saudi Aramco, jatuh di kawasan Ras Tanura, pesisir timur Arab Saudi, pada Minggu pagi waktu setempat. Insiden tersebut menewaskan seluruh 14 warga negara Arab Saudi yang berada di dalam pesawat.
Kantor berita resmi Arab Saudi melaporkan kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.00 waktu setempat. Hingga kini, penyebab jatuhnya helikopter masih belum diketahui.
"Pihak berwenang terkait telah memulai penyelidikan menyeluruh untuk menentukan penyebab kecelakaan tersebut," tambah kantor berita negara itu, seperti dikutip Reuters.
Otoritas setempat menyatakan telah memulai penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap penyebab kecelakaan.
Saudi Aramco belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar terkait insiden tersebut.
Kecelakaan terjadi hanya dua hari setelah Aramco kembali mengoperasikan aktivitas pemuatan minyak mentah di terminal Ras Tanura. Terminal ekspor tersebut sebelumnya menghentikan operasinya selama hampir empat bulan.
Pemulihan aktivitas ekspor berlangsung seiring meningkatnya produksi dan pengiriman minyak serta gas dari negara-negara Timur Tengah menyusul tercapainya kesepakatan sementara untuk menghentikan konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
Sebagai eksportir minyak terbesar di dunia, Arab Saudi bersama sejumlah produsen energi di kawasan tengah mempercepat pengiriman kargo guna memenuhi permintaan pasar global setelah jalur perdagangan energi di Teluk kembali berangsur pulih.(DH)