Proyek nikel MBMA topang kinerja MDKA, rugi jadi laba US$57,46 juta

Senin, 29 Juni 2026

image

JAKARTA – PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) membalikkan rugi bersih US$3,74 juta per kuartal I 2025 menjadi laba bersih US$57,46 juta usai mencatatkan lonjakan pendapatan hingga 23,52% secara tahunan per akhir Maret 2026.

Pendapatan MDKA hingga akhir kuartal I 2026 mencapai US$620,28 juta. Menurut laporan keuangan kuartal I 2026 yang telat diaudit, MDKA telah membukukan kontribusi pendapatan dari empat proyeknya yang telah berjalan penuh:

  1. Proyek emas dan tembaga Tujuh Bukit, US$133,16 juta;
  2. Proyek tembaga Wetar, US$30,20 juta;
  3. Proyek nikel milik PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), US$454,13 juta; dan
  4. Proyek emas Pani milik PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), US$2,64 juta.

Meski 69,57% pendapatan kuartal I 2026 masih berasal dari penjualan domestik, MDKA juga tercatat mulai melakukan ekspor ke Singapura dan Thailand pada periode ini, menghasilkan masing-masing US$141,40 juta dan US$28,18 juta.

Sejalan dengan itu, MDKA mencatat penjualan ke Mercuria Dry Bulk Pte. Ltd. asal Singapura sebesar US$123,66 juta di kuartal I 2026.

Di sisi lain, tidak ada pengiriman ke Hong Kong dan Britania Raya pada periode tersebut, meski kedua negara tujuan ekspor itu berkontribusi US$106,43 juta dan US$4,56 juta pada kuartal yang sama tahun lalu.

Di tengah lonjakan pendapatan, beban pokok berhasil ditekan, sehingga margin laba kotor tercatat menyentuh 35,08% pada kuartal I 2026, dan laba kotor melonjak nyaris 4 kali lipat secara tahunan.

Arus kas Perseroan per akhir Maret tampak positif, dengan arus kas dari operasi mencapai US$156,82 juta, sehingga total kas dan setara kas mencapai US$544,78 juta.

Total aset MDKA pada periode ini sebesar US$6,03 juta, dengan total ekuitas senilai US$3,05 juta.

Menurut data IDNFinancials, 19,37% saham MDKA dimiliki PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), diikuti PT Mitra Daya Mustika dengan porsi 11,88%, Garibaldi “Boy” Thohir 7,46%, serta PT Suwarna Arta Mandiri 5,46%. Masyarakat sendiri memiliki 54,56%. (ZH)