BRMS jadi pemegang 100% Citra Palu Minerals usai dilepas BUMI
Senin, 29 Juni 2026
JAKARTA – PT Bumi Resources Tbk (BUMI) telah melepas 3,03% saham PT Citra Palu Minerals (CPM) kepada anak usahanya di bidang pertambangan mineral, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS).
Berdasarkan keterangan resmi BRMS, Perseroan telah membeli 24.999 lembar saham seri A dan 927.236 lembar saham seri C CPM dari BUMI seharga US$9,2 juta – atau setara dengan Rp164,39 miliar – pada Kamis (25/6) pekan lalu.
Sebagai catatan, berdasarkan penilai independen, nilai wajar 3,03% saham CPM ditaksir mencapai sekitar US$9,43 juta.
Sebelumnya, BRMS telah menguasai 96,97% saham CPM. Dengan kata lain, setelah transfer kepemilikan ini, 100% CPM akan berada di bawah BRMS.
Menurut manajemen BUMI, transaksi ini sejalan dengan arah strategi Perseroan yang berfokus pada aset-aset jangka dekat dengan kepentingan pengendali.
“Melalui divestasi ini, Perseroan dapat mengalokasikan kembali modalnya untuk mendukung inisiatif pertumbuhan yang terus dijalankan sejalan dengan agenda diversifikasi Perseroan,” tulis Perseroan dalam keterangan resmi, Senin (29/6).
Dari sisi BRMS, pengendalian penuh atas CPM memberikan peluang bagi Perseroan untuk mempermudah pengelolaan dan pemantauan kinerja CPM.
CPM sendiri memiliki area konsesi tambang mineral seluas 85.180 hektar di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan. Area kontrak kerja CPM terdiri dari 5 blok terpisah, dengan prospek emas yang paling menjanjikan terdapat di Blok Poboya.
Tambang Poboya diperkirakan memiliki cadangan 34,1 juta ton bijih emas dengan kadar 3,2 gram per ton, serta izin produksi hingga 2050.
Digawangi kontraktor Macmahon asal Australia, CPM kini juga telah mengoperasikan dua fasilitas CIL (Carbon in Leach). Kapasitas salah satu fasilitas tersebut akan ditingkatkan, dari 500 ton menjadi 2.000 ton, dan diproyeksikan rampung pada kuartal IV tahun 2026.
Berdasarkan data IDNFinancials, CPM juga memiliki proyek penambangan bawah tanah di Palu, yang diproyeksikan akan dimulai pada semester kedua 2027, sehingga meningkatkan kadar emas Perseroan.
“Restrukturisasi atas kepemilikan Perseroan pada CPM diharapkan dapat memperkuat posisi Perseroan dengan lebih kompetitif pada industri pertambangan sumber daya mineral di Indonesia,” tegas manajemen BRMS dalam keterangan resminya.
Di sisi lain, manajemen BUMI menegaskan bahwa Perseroan tetap memiliki eksposur tidak langsung terhadap kinerja CPM, melalui kepemilikannya di BRMS sebesar 20,09%. (ZH)