Tiga direktur FOLK mundur sehari sebelum persetujuan rights issue
Kamis, 11 Desember 2025

JAKARTA – Tiga anggota direksi PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) mundur dari jabatannya masing-masing sehari sebelum pelaksanaan persetujuan rights issue pada Jumat (12/12). Surat pengunduran diri itu diterima oleh manajemen FOLK pada Kamis (11/12).
Mengutip keterbukaan informasi, Danny Sutradewa, Direktur Utama FOLK menyampaikan bahwa pengesahan pengunduran diri tiga anggota direksi akan disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) terdekat yang akan dilaksanakan perusahaan.
Anggota direksi FOLK yang mengajukan mundur yakni, Andika Sutoro Putra, Wakil Direktur Utama, Mandy P. Hartono, dan Kathrin Paulina masing-masing sebagai Direktur.
Pada Jumat (12/12), emiten ini akan menggelar RUPSLB untuk persetujuan rights issue dengan menerbitkan 394,81 juta lembar atau maksimal 10% dari seluruh saham tercatat. Dana yang diperoleh dari rights issue rencananya untuk investasi di anak usaha dan modal kerja perusahaan.
Tiga sosok direktur FOLK itu memiliki latar belakang berbeda sebelum bergabung di FOLK. Sosok Andika menjabat Chief Executive Officer (CEO) PT ICX Bangun Indonesia sejak 2018, Managing Partners PT Garam Ventura Indonesia sejak 2018, dan PT Stockup Sekolah Investor sejak 2019.
Sedangkan Mandy mengawali karir sebagai Chief Marketing Officer (CMO) PT Purwadhika Kirana Nusantara di tahun 2011, CEO PT Finfolk Media Nusantara di tahun 2021, dan CMO PT Multi Garam Utama pada tahun 2022.
Sementara itu, Kathrin menjabat Senior Associate di KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis, dan Rekan (PWC) pada tahun 2011-2014, Supervisor di Tokyo Consulting tahun 2014-2015, dan Manager di PT Amalgamted Tricor 2015-2022. (LK)