CEO Paramount ragu Warner Bros akan terima tawaran takeover, mengapa?
Kamis, 11 Desember 2025

JAKARTA — Paramount memanaskan kembali perebutan Warner Bros. Discovery (WBD) setelah CEO David Ellison menyatakan bahwa dewan WBD hampir pasti tidak akan menerima penawaran Paramount sebesar US$30 per saham.
Ellison menjelaskan alasannya secara blak-blakan bahwa menerima tawaran itu justru bisa dianggap melanggar kewajiban fidusia, karena WBD sebelumnya sudah menolak proposal serupa. “Jika mereka menerima tawaran itu persis seperti sekarang, maka mereka mengakui pelanggaran kewajiban fidusia,” ujar Ellison dalam acara UBS, dikutip businessinsider.com (10/12).
Ketidakpastian Ellison juga muncul karena WBD baru saja menerima tawaran Netflix sebesar US$27,75 per saham, tetapi hanya untuk unit studio dan streaming, bukan seluruh perusahaan.
Artinya, menerima tawaran Paramount secara penuh dalam hitungan hari akan membalikkan keputusan sebelumnya, dan menimbulkan risiko hukum serta kerugian reputasi bagi dewan.
Selain itu, tawaran Paramount merupakan hostile bid, yang secara tradisi lebih sulit diterima dewan karena manajemen merasa terancam dan harus memeriksa semua risiko dengan sangat hati-hati.
Ellison pun mengirim pesan teks kepada CEO WBD David Zaslav: “Kami tidak mencantumkan ‘terbaik dan final’ dalam penawaran kami.”
Ini memberi sinyal bahwa harga saat ini mungkin perlu dinaikkan agar kesepakatan tercapai.
Ketegangan semakin panas karena Paramount menargetkan seluruh WBD, termasuk jaringan CNN dan TNT, setelah Netflix hanya mengambil unit studio dan streaming. Ellison menegaskan bahwa tawaran publik itu identik dengan proposal privat yang dikirimkan ke WBD sehari sebelumnya. “Kami tidak mengubah tawarannya. Ini persis yang kami kirimkan kepada mereka,” tegasnya.
WBD menanggapi bahwa dewan mereka akan menilai proposal Paramount-Skydance secara hati-hati bersama penasihat independen, karena menerima tawaran yang sebelumnya dianggap kurang memadai akan menimbulkan risiko hukum dan merusak kredibilitas dewan.
Di industri media, banyak analis meyakini drama ini belum berakhir. Kevin Mayer, mantan eksekutif puncak Disney, memperkirakan akan muncul penawaran baru yang lebih tinggi, membandingkannya dengan perebutan aset Fox antara Disney dan Comcast beberapa tahun lalu. “Saya akan sangat terkejut jika kita tidak melihat tawaran yang ditingkatkan,” ujar Mayer.
Sebelumnya, diketahui Warner Bros. Discovery (WBD) menyatakan akan meninjau secara seksama tawaran pengambilalihan tidak diminta (hostile bid) dari Paramount Skydance, yang menawarkan harga US$30 per saham untuk membeli seluruh saham WBD. Perusahaan berjanji akan memberikan rekomendasi kepada pemegang saham dalam 10 hari kerja.
Dikutip dari Variety.com (08/12), WBD menyatakan: “Kami bermaksud memberi tahu para pemegang saham tentang rekomendasi Dewan mengenai tawaran tender dari Paramount Skydance dalam waktu 10 hari kerja.”
Dengan hitungan mulai Senin, 9 Desember, keputusan diperkirakan akan diumumkan pada Jumat, 19 Desember. (DH)