Besok tujuh saham emiten ini diperdagangkan, ada milik Roby Tan
Kamis, 11 Desember 2025

JAKARTA – Saham tujuh emiten akan kembali diperdagangkan mulai sesi I Jumat (12/12) setelah disuspensi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak kemarin. Hal itu disampaikan Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam keterbukaan informasi dikutip Kamis (11/12).
Sejumlah emiten itu yakni;
Saham sejumlah emiten tersebut disuspensi terkait kenaikan harga saham secara kumulatif yang signifikan.
Sehari sebelum disuspensi harga saham ASLI naik Rp98 menjadi Rp492 pada (1/12). Volume saham emiten ini diperjualbelikan sebanyak 194,96 juta dalam 12.813 kali senilai Rp91,13 miliar. Sejak sebulan terakhir sahamnya melesat 151,02% atau Rp296 menjadi Rp492.
Sementara itu, harga saham ARKO meroket Rp760 menjadi Rp4.700 per saham pada (27/11), sehari sebelum disuspensi BEI. Jumlah saham diperdagangkan 10,70 juta dalam 7.558 kali transaksi senilai Rp48,76 miliar.
Harga saham MPRO melesat Rp250 menjadi Rp11.750 pada penutupan transaksi (11/12). Volume perdagangan 35.800 dalam 92 kali transaksi senilaiRp416,69 miliar. Penerima manfaat akhir saham emiten ini adalah Jonathan Tahir dan Dato Sri Tahir, pendiri Mayapada Group.
Saham STAR terkerek Rp64 menjadi Rp250 pada penutupan transaksi saham (1/12). Jumlah saham diperdagangkan 4,12 juta dalam 224 kali senilai Rp1,03 miliar. Sejak sebulan terakhir harga saham emiten ini melejit 294,94% atau Rp233 menjadi Rp312 per saham. Penerima manfaat akhir dari saham emiten ini yakni, David Darius HK.
Saham KIOS naik Rp55 menjadi Rp214 per saham pada penutupan transaksi (10/12). Volume perdagangan 249,25 juta dalam 15.014 kali senilai Rp49,48 miliar. Sejak sebulan terakhir saham emiten ini melejit 181,58% atau Rp138 menjadi Rp214. Penerima manfaat akhir dari saham emiten ini adalah Viperi Limiardi dan Roby Tan.
Saham PEGE menguat Rp56 menjadi Rp286 pada penutupan perdagangan kemarin (10/12). Jumlah saham diperjualbelikan 123,35 juta senilai Rp32,72 miliar dalam 11.065 kali transaksi. Harga saham emiten ini terkerek 49,74% atau Rp95 menjadi Rp286 per saham sejak sepekan ini.
Sedangkan harga saham PTDU merangkak Rp9 menjadi Rp103 pada penutupan perdagangan kemarin (10/12). Volume perdagangan 30,92 juta dalam 518 kali transaksi senilai Rp3,18 miliar. Sejak sepekan saham emiten ini naik 30,38% atau Rp24 menjadi Rp103 per lembar. (LK)