OPEC tetap optimis permintaan minyak global naik hingga 2026
Senin, 15 Desember 2025

JAKARTA - OPEC menegaskan optimisme terhadap prospek pasar minyak global dengan mempertahankan proyeksi pertumbuhan permintaan minyak dunia untuk 2025 dan 2026.
Organisasi tersebut, dalam laporan bulanan terbarunya, memperkirakan permintaan minyak global akan naik 1,3 juta barel per hari pada 2025, sejalan dengan proyeksi yang disampaikan pada November lalu.
Dikutip arabictrader.com, kenaikan permintaan pada 2025 diperkirakan terutama berasal dari negara-negara non-OECD yang menyumbang tambahan 1,2 juta barel per hari, sementara negara-negara OECD hanya mencatat kenaikan terbatas sebesar 0,1 juta barel per hari.
Untuk 2026, OPEC kembali mempertahankan estimasi pertumbuhan permintaan minyak global di level 1,4 juta barel per hari.
Permintaan di kawasan OECD diperkirakan meningkat 0,2 juta barel per hari, dengan kontribusi terbesar berasal dari kawasan Amerika. Sementara itu, pertumbuhan permintaan di luar OECD diproyeksikan melampaui 1,2 juta barel per hari, dipimpin oleh kawasan Asia.
Menurut OPEC, Asia menjadi motor utama pertumbuhan permintaan minyak, didukung oleh peningkatan konsumsi di India, China, Timur Tengah, dan Amerika Latin.
Selain proyeksi permintaan minyak, OPEC juga menyoroti kondisi ekonomi global. OPEC memperkirakan pertumbuhan ekonomi dunia sebesar 3,1% pada 2025 dan 2026, dengan revisi naik untuk 2025 dan konfirmasi proyeksi sebelumnya untuk 2026.
Proyeksi ini didasarkan pada “steady growth of the global economy, supported by strong performance” yang dinilai mampu menopang permintaan energi.
Untuk Amerika Serikat, OPEC memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 1,8% pada 2025 dan 2,1% pada 2026, sementara Zona Euro diperkirakan stabil di 1,2% pada kedua tahun tersebut. OPEC juga menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi India menjadi 6,7% pada 2025 dan 6,6% pada 2026, menegaskan peran negara tersebut sebagai kontributor utama peningkatan permintaan minyak global.
Meski terdapat penyesuaian ke bawah pada proyeksi beberapa negara seperti Brasil dan Rusia, OPEC menilai fondasi ekonomi global tetap kuat. Konsistensi proyeksi ini mencerminkan keyakinan OPEC bahwa permintaan minyak dunia akan terus tumbuh dalam dua tahun ke depan, sejalan dengan strategi jangka panjang organisasi tersebut.(DH)