BMRI alihkan 91,75 juta saham treasury hasil buyback lewat ESOP

Kamis, 09 Juli 2026

image

JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menyelesaikan pengalihan seluruh saham hasil pembelian kembali (treasury stock) sebanyak 91,75 juta saham melalui program Employee Stock Ownership Program (ESOP) hingga periode 30 Juni 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi Perseroan, Kamis (9/7), proses pengalihan dilakukan secara bertahap mulai 24 Juni 2026.

Direktur Utama BMRI, Riduan, mengungkapkan bahwa Pada 24 Juni 2026, perseroan mengalihkan 73.361.600 saham dengan harga Rp4.130 per saham, sehingga sisa saham treasury menjadi 18.388.400 saham.

Selanjutnya, pada 25 Juni 2026, Bank Mandiri mengalihkan 281.100 saham melalui program kepemilikan saham karyawan tersebut dengan harga pengalihan Rp4.130 per saham.

Setelah transaksi tersebut, jumlah saham treasury tersisa 18.107.300 saham.

Kemudian, pada 26 Juni 2026, perseroan kembali mengalihkan 532.600 saham melalui program ESOP, sehingga sisa saham treasury berkurang menjadi 17.574.700 saham.

Adapun pada 29 Juni 2026, BMRI mengalihkan seluruh sisa 17.574.700 saham melalui program yang sama, sehingga tidak ada lagi saham hasil buyback yang tersisa.

Dari segi kinerja saham, pada perdagangan sesi dua hari ini, Kamis (9/7), hingga pukul 13.51 WIB, saham BMRI naik tipis 1,01% ke level Rp4.010 per lembar.

Namun, dalam sebulan terakhir, saham BMRI turun ,96% dan sejak awal 2026 merosot 20,99%. (DK/ZH)