Entitas pengendali divestasi 260 juta saham DILD, raih Rp27,3 miliar

Kamis, 09 Juli 2026

image

JAKARTA – Entitas pengendali PT Intiland Development Tbk (DILD), Graha Intan Mandiri, mendivestasikan 260 juta lembar saham pada awal Juni 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi Perseroan, Kamis (9/7), transaksi divestasi dilakukan dalam dua tahap. Pada 9 Juni 2026, Graha Intan Mandiri menjual sebanyak 139.284.300 saham dengan harga Rp105 per saham.

Kemudian, pada 10 Juni 2026, perusahaan kembali melepas 120.715.700 saham dengan harga yang sama, yakni Rp105 per saham.

Dengan harga pelaksanaan tersebut, total nilai transaksi divestasi diperkirakan mencapai Rp27,3 miliar.

“Tujuan transaksi adalah sebagai bagian dari divestasi,” ujar Manajemen Perseroan dalam keterangan tersebut.

Sebelum transaksi, Graha Intan Mandiri memiliki 261.390.699 saham atau setara 2,52% saham DILD. Setelah divestasi, kepemilikannya menyusut menjadi 1.390.699 saham atau sekitar 0,01%.

Meski telah melepas sebagian besar kepemilikan sahamnya, Graha Intan Mandiri tetap menjadi pihak pengendali Perseroan.

Aksi divestasi besar-besaran ini juga diikuti oleh salah satu entitas terafiliasi pengendali, yaitu PT Bina Yatra Sentosa, yang menjual habis 1,24 miliar lembar sahamnya, atau 11,97%, sepanjang periode 9-17 Juni 2026.

Transaksi divestasi ini dilakukan secara bertahap dalam beberapa fase, dengan harga berkisar antara Rp105-119 per lembar.

Sebagai catatan, mengacu pada keterangan resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI), kedua entitas ini merupakan entitas yang mewakili kepemilikan saham pendiri Intiland, (Alm.) Hendro S. Gondokusumo.

Di sisi lain, di waktu yang bersamaan, Hope Diamond Management Ltd. asal Singapura justru tercatat memborong 22,85% saham DILD, atau sebanyak 2,37 miliar, seharga Rp119 per lembar pada 10 Juni 2026. (DK/ZH)