Pertama kali China impor gandum dari Argentina
Senin, 15 Desember 2025

JAKARTA - Hubungan perdagangan agrikultur antara China dan Amerika Latin mencapai babak baru yang strategis. Sebuah kapal kargo yang memuat 65.000 ton gandum Argentina dilaporkan telah bertolak dari Pelabuhan Timbues di Provinsi Santa Fe menuju China pada hari Sabtu.
Pengiriman ini menandai ekspor gandum komersial pertama dari Argentina ke pasar Tiongkok sejak Beijing memberikan otorisasi impor resmi pada Januari 2024, membuka jalur perdagangan baru bagi salah satu produsen pangan terbesar di dunia tersebut.
Seperti dilansir dari globaltimes.cn (14/12), operasi pengiriman bersejarah ini ditangani langsung oleh COFCO International, raksasa agribisnis milik negara China, dan kargo tersebut ditujukan untuk menyuplai industri penggilingan domestik.
Menteri Pengembangan Produktif Provinsi Santa Fe, Gustavo Puccini, menyebut pelayaran ini sebagai "tonggak kunci" (key milestone) yang mencerminkan koordinasi efisien antar kedua negara.
Senada dengan itu, Gubernur Santa Fe Maximiliano Pullaro menekankan tingginya komplementaritas ekonomi antara Argentina dan China, di mana penguatan ikatan dagang ini diyakini akan memacu pertumbuhan ekonomi riil dan penciptaan lapangan kerja di wilayahnya.
Zhou Zhiwei, pakar studi Amerika Latin di Akademi Ilmu Sosial China, menilai pengiriman ini bukan sekadar transaksi tunggal, melainkan simbol dari ekspansi kerja sama agrikultur yang lebih luas yang didorong oleh mekanisme pasar (market-driven).
Saat ini, komoditas impor utama China dari Argentina meliputi daging sapi beku, kedelai, jelai, dan sorgum. Zhou memproyeksikan bahwa keberhasilan logistik awal ini akan membuka pintu bagi diversifikasi produk lebih lanjut di masa depan, termasuk potensi ekspor makanan laut, anggur (wine), dan jagung, memperkokoh posisi Argentina sebagai mitra dagang terbesar keenam China di kawasan Amerika Latin. (SF)