Investor yang tolak spin off, TLKM tawarkan buyback di Rp3.090

Senin, 15 Desember 2025

image

JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menawarkan buyback ke pemegang saham yang menolak rencana spin off lini bisnis dan aset wholesale fiber connectivity ke PT Telkom Infrastruktur Indonesia (Telkom Infra).

Hal itu disampaikan Arthur Angelo Syailendra, Direktur Keuangan Dan Manajemen Risiko TLKM dalam keterbukaan informasi dikutip Senin (15/12).

Dia menyampaikan bahwa perusahaan akan membeli saham dengan harga rerata dari penutupan perdagangan selama 90 hari sebelum pengumuman spin off lini bisnis dan aset wholesale fiber connectivity ke Telkom Infra di harga Rp3.090 per lembar.

“Jangka waktu penyampaian permohonan buyback dari 15-16 Desember 2026,” katanya.

Pemegang saham yang berhak meminta sahamnya dibeli yakni, tercantum sebagai pemegang saham minus sehari sebelum Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 19 November 2025, menghadiri RUPSLB, menolak rencana spin off, dan mengajukan pernyataan keinginan menjual sahamnya ke perusahaan.

Per 31 Oktober 2025, jumlah saham TLKM tercatat 99,06 miliar lembar dengan porsi saham Pengendali 0% dan Nonpengendali 99,06%. Termasuk, 51,5 juta atau 0,0528% saham milik masyarakat. Dengan asumsi seluruh pemegang saham dari segmen masyarakat menjual sahamnya, maka alokasi dana yang disiapkan TLKM setara Rp158,08 miliar.

Pada i, saham TLKM di level Rp3.470 per lembar, terkoreksi 2,25% pada penutupan sesi II pukul 16.00 WIB. Sejak sepekan sahamnya terkerek 4,93% atau Rp140 per lembar. (LK)