Investor beralih ke saham bluechips, IHSG melemah 10,84 poin

Senin, 15 Desember 2025

image

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan hari pertama pekan ini di zona merah, dengan pelemahan 0,13% atau 10,84 poin ke level 8.649,66.

Sejak pembukaan perdagangan, IHSG sempat menyentuh level terendah di 8.622,99 dan tertinggi di 8.720,68.

Total transaksi di seluruh pasar mencapai Rp33,50 triliun, yang melibatkan perdagangan 58,48 miliar lembar saham.

Analis Phintraco Sekuritas IHSG mendapat dorongan dari minat investor terhadap kelompok saham tertentu.

“Adanya rotasi pilihan saham investor dari saham konglomerasi ke saham bluechips, terutama saham perbankan, sempat membuat IHSG bergerak di teritori positif,” ungkap analis Phintraco, dalam catatan yang disampaikan usai penutupan perdagangan hari ini.

Hingga penutupan perdagangan, saham-saham dari sektor kesehatan dan keuangan berada di peringkat atas, serta mendorong kenaikan IDXHEALTH 3,50% dan IDXFINANCE 2,20%. Sementara sektor energi turun paling dalam dan mendorong penurunan IDXENERGY 3,45%.

Tiga saham yang menyerap transaksi tertinggi adalah PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sebesar Rp5,12 triliun, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp2,26 triliun, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp1,33 triliun.

Namun ketiga saham tersebut kompak melemah. Harga saham BUMI ambles 6,52%, BRMS turun 8,54%, dan BRPT melemah 2,96%.

“Secara teknikal, indikator Stochastic RSI mendekati level oversold namun belum mengindikasikan reversal,” imbuh analis Phintraco.

Sementara itu di kawasan Asia, indeks acuan saham cenderung melemah pada perdagangan hari ini.

KOPSI turun paling dalam yaitu 1,84%, Hang Seng turun 1,34%, dan VNI Vietnam melemah 0,05%.

Di sisi lain, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah 0,10% ke level Rp16.663. Padahal indeks DXY, yang mengukur kinerja dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia, juga melemah 0,10%. (KR)