ARCI laporkan penemuan kadar emas tinggi dari 157 titik pengeboran
Sabtu, 11 Juli 2026
JAKARTA – PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) melaporkan telah melakukan pengeboran pada 157 titik sepanjang semester I 2026, dengan total kedalaman sekitar 45 km dan biaya eksplorasi mencapai US$5,6 juta.
Berdasarkan laporan Perseroan, kegiatan eksplorasi dilakukan melalui dua entitas anaknya, PT Meares Soputan Mining (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN), dan berfokus pada titik tambang emas Toka Tindung.
Toka Tindung sendiri terletak kurang lebih 35 km arah timur laut dari Manado, Sulawesi Utara, dengan total luas konsesi 39.817 hektare.
“Area-area Eksplorasi ditetapkan secara selektif berdasarkan hasil kegiatan eksplorasi historis yang telah dilakukan sebelumnya, yang mengindikasikan adanya potensi mineralisasi yang prospektif,” ujar Perseroan.
Melalui kegiatan eksplorasi ini, ARCI telah mendapatkan penemuan kadar emas yang cukup tinggi, meski dalam ketebalan (interval) yang relatif tipis. Salah satunya, ARCI menemukan kadar emas 25,18 g/t pada interval 3,1 meter di kedalaman 285,80 – 288,90 m.
Hal ini berarti pada kedalaman tersebut, ARCI menemukan mineralisasi dengan kadar rata-rata 25,18 gram emas per ton batuan (Au g/t) di sepanjang 3,1 meter jarak pengeboran.
Berikut penemuan signifikan lain:
Kuartal I 2026
Kuartal II 2026
Sebagai perbandingan, ARCI memiliki total ore reserves sebesar 3,9 juta ons emas per Desember 2020, dengan rata-rata kadar 1,2 gram emas per ton (Au g/t).
Lebih rincinya, ARCI memiliki proved ore reserves sebesar 667 ribu ons emas per Desember 2020, dan probable ore reserves 3,2 juta ons. (ZH)